Potensi Emas di Gunung Anyar

Dengan letak wilayah yang sangat strategis, perkembangan potensi kawasan Gunung Anyar ini sangat menjanjikan. Di sebelah selatan wilayah ini terdapat jalur Tol Waru – Juanda yang saat ini berintegrasi dengan jalur Tol Surabaya – Tanjung Perak/ Kota Gresik, Tol – Surabaya – Pasuruan, kedepan akan di bangun juga Tol Surabaya – Mojokerto – Kertosono – Ngawi. Dalam waktu dekat Pemerintah Kota Surabaya juga akan membangun jalur lingkar luar yang nantinya akan melewati bagian timur Kecamatan Gunung Anyar, menghubungkan antara Kota Sidoarjo – Kota Surabaya (sampai wilayah pantai kenjeran – Jembatan Suromadu – tanjung Perak ) tanpa harus melewati tengah Kota Surabaya sehingga di pastikan perjalanan anda akan lancar dan lebih cepat sampai ke tujuan. Di tambah lagi dengan melalui jalur ini berarti anada akan merasakan suasana pantai sepanjang perjalanan. Pada saat ini sedang di bangun jalur yang menghubungkan Tol Waru – Juanda ke jalan Merr C yang mana di daerah Merr C tersebut telah tumbuh pesat  menjadi pusat perekonomian baru. Terbukti dengan banyaknya di bangun Toko, Ruko maupun mall di sepanjang jalan tersebut.

Potensi Wisata adalah salah satu yang saat ini sedang giat di kerjakan oleh pemerintah setempat. Pesona alam Mangrove yang eksotis dan belum terjamah oleh pembangunan kota seolah menjadi oase bagi masyarakat Kota Surabaya yang sangat merindukan adanya waisata alam yang natural. Disana kita bisa melihat aneka satwa liar yang jarang kita temui di tengah pengapnya suasana kota, ular air, kera ekor panjang serta aneka burung liar yang langka adalah penghuni tetap di Mangrove tersebut. Saat ini saja wisata hutan Mangrove di kunjungi tak kurang dari 100 orang wisatawan lokal per-minggunya. Apabila kedepan wisata hutan Mangrove ini di kelola lebih serius dengan menjadikannya sebagai area rekreasi yang sesungguhnya maka tidak butuh waktu lama akan menjadi potensi yang hebat bagi kawasan gunung anyar ini. Setidaknya apabila selama ini banyak masyarakat Surabaya selalu berkunjung ke Kota Malang untuk mendapatkan Wisata Alam, dengan adanya Wisata Mangrove yang telah di garap dengan maksimal , perjalanan mereka ke kota malang pasti akan berubah ke arah kawasan Gunung Anyar ini.

Menyadari adanya potensi “EMAS” tersebut maka sekarang banyak pengembang perumahan yang berinvestasi di kawasan Gunung Anyar ini. Dan seperti kejatuhan durian runtuh , para pengembang tersebut tidak membutuhkan waktu lama untuk menggapai keuntungan,rumah yang mereka bangun laris bak Kacang Goreng padahal harganya tidak bisa di bilang murah sebut saja type 36 standart harganya sudah mencapai 150 juta ke atas. Konsumen yang membeli hunian di kawasan tersebut sepertinya tidak keberatan dengan tingginya harga rumah yang di tawarkan karena mereka yakin bahwa nilai properti mereka akan naik berlipat dengan cepat pada masa mendatang. Jadi jika masih ingin mendapatkan bagian dari kilaunya emas Gunung Anyar…segera datang saja ke daerah ini.


Share on Google Plus

About Kabar Surabaya