Gunung Anyar Surabaya

Kecamatan Gunung Anyar Surabaya terletak di daerah Surabaya Timur yang merupakan pertemuan antara daratan dan lautan. Karena berbatasan langsung dengan laut kelembaman di Gunung Anyar ini lumayan tinggi ,jadi disarankan apabila siang hari anda akan berkunjung ke daerah ini untuk menggenakan jaket guna melindungi kulit dari sengatan matahari. Saat ini pemerintah setempat bersama masyarakat sedang giat untuk melakukan penghijauan dengan banyak menanam pohon pelindung di kawasan Gunung Anyar.

Dengan luas wilayah sebesar 9,71 Km2,kawasan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Rungkut dan Kabupaten Sidoarjo. Kecamatan Gunung Anyar ini berpenduduk tak kurang dari 5000 jiwa dan berpotensi akan terus bertambah dengan banyaknya pembangunan perumahan baru di sisi timurnya. Kecamatan ini terdiri dari 4 kelurahan yaitu:  Gunung Anyar · Gunung Anyar Tambak · Rungkut Menanggal · Rungkut Tengah.

Letak geografis dari Gunung Anyar ini terdiri dari berbagai tingkatan kepadatan penduduk. Mulai dari wilayah barat yang terdiri dari kawasan padat penghuni, di bagian ini terdapat kelurahan Rungkut Menanggal dan Rungkut Tengah. berbatasan dengan wilayah Kabupaten Sidoarjo dan Kawasan Industri SIER sehingga kebanyakan mata pencaharian penduduk di kawasan ini sebagai pekerja pabrik/buruh. Pemukiman di daerah ini terdiri dari kawasan perkampungan. Di belah oleh jalan raya Rungkut Menanggal yang menghubungkan Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, pada jam kerja bisa di pastikan jalanan ini sangatlah padat oleh lalu-lalang kendaraan bermotor.

Masuk ke arah timur terdapat kelurahan Rungkut Menanggal dan Rungkut Tengah, wilayah ini hampir sebagian besar berbentuk perumahan dari perumahan. Perum Rungkut Barata, Perum Rungkut Menanggal Harapan, Perum Rungkut Mapan dan perum Citra Rungkut. Kantor KUA Kecamatan Gunung Anyar terdapat di Perumahan Rungkut Menanggal ini.

Terus ke timur terdapat Kelurahan Gunung Anyar, di sinilah cikal bakal nama Gunung Anyar tersebut berasal(baca sejarah Gunung Anyar). Adanya bukit tandus yang terdapat di tengah perkampungan Gunung Anyar yang sampai saat ini masih mengeluarkan semburan lumpur bercampur cairan hitam, berminyak meskipun dalam volume kecil. Di kawasan ini kantor Kecamatan Gunung Anyar dan Kantor kelurahan Gunung Anyar berdiri.Di daerah ini terdapat 3 makam yang di tiap makamnya bersemayam para pendiri dari kampung Gunung Anyar, yang konon katanya berasal dari kerajaan Mataram(baca pejabat mataram pendiri Gunung Anyar).

Masuk terus ke arah timur kita akan menemukan ‘Tambang Emas” di wilayah Gunung Anyar. Tambang Emas ini masih dalam taraf penggalian dan pembangunan, “tambang Emas” di sini bukanlah tambang emas dalah arti sesungguhnya, akan tetapi lokasi Investasi yang sangat menjanjikan. Disini terdapat 2 Sekolah tinggi yang di kelola oleh Departemen Pertahanan yaitu Universitas Pembangunan Nasional (UPN) yang dalam waktu dekat ini akan di tingkatkan statusnya menjadi Universitas Negeri dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu pelayaran. Disini kawasan ini para  pengembang berlomba untuk membangun perumahan baru setidaknya ada 5-6 komplek perumahan baru di bangun di tanah Gunung Anyar ini. Bahkan salah satu pengembang perumahan elite yaitu “Puri Mas” telah membangun hunian bermodel apartemen. Merupakan apartemen pertama yang berdiri di daerah Gunung Anyar. Di tambah dengan akan di bangunnya jalur lingkar luar yang menghubungkan antara Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, di percaya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang pesat di lokasi timur Gunung Anyar ini.

Paling akhir kita akan memasuki wilayah kelurahan Gunung Anyar Tambak, wilayah ini berbatasan langsung dengan pantai. Profesi nelayan merupakan pilihan dari penduduk Gunung Anyar yang berbatasan langsung dengan laut, selain itu kebanyakan dari mereka juga merupakan juragan tambak ikan dan udang yang tersebar di pesisir Kecamatan ini. Kawasan ini terkenal dengan Keindahan alam mangrove-nya yang saat ini sedang di galakkan oleh pemerintah setempat sebagai tempat wisata alam. Wisata Mangrove yang terkenal dengan sebutan Wisata Anyar Mangrove (WAM) ini mulai di kelola pada tahun 2010 sebagai sarana wisata keluarga yang berwawasan lingkungan. Kedepan pembangunan wisata ini akan di garap lebih serius sehingga benar-benar menjadi jujukan warga kota yang mungkin sudah bosan dengan wisata mall yang lagi marak sekarang ini dan menjadi “Ladang Emas” bagi Pemerintah Kota Surabaya.
Share on Google Plus

About Kim Swaraguna

0 comments:

Posting Komentar