Gunung Anyar Siap membedah Rumah

Banyaknya rumah tidak layak huni menjadi persoalan tersendiri bagi kecamatan-kecamatan di Surabaya. Di kecamatan Gunung Anyar sendiri lebih dari 15 unit rumah yang masuk dalam kategori tidak layak huni. Rumah tidak layak huni tersebut di dasarkan atas banyak aspek  yaitu, dinding tidak terbuat dari tembok, lantai belum keramik, kamar mandi tidak layak, serta aspek lainnya yang sudah menjadi ketetapan. Kebanyakan rumah-rumah ini terletak di wilayah pesisir seperti di kelurahan Gunung Anyar Tambak.

Program bedah rumah sebenarnya di anggarkan dari APBD melalui Dinsos. Namun, keterbatasan anggaran menjadikan program itu tidak menjangkau ke semua kecamatan. Kanti Budianti selaku camat Gunung Anyar menjelaskan, sebenarnya sudah ada anggaran di tiap-tiap kerlurahan untuk melaksanakan bedah rumah. Anggaran berasal dari Dinsos yang sifatnya bergilir.

Di harapkan peran serta masyarakat nantinya yang akan jadi pengawas untuk suksesnya program tersebut. Selain dana dari APBD diharapkan partisipasi dari sponsor pihak luar misalkan dari program CSR perusahaan yang berada di sekitar Gunung Anyar,sehingga program bedah rumah ini lebih cepat terlaksana dengan hasil yang maksimal 
Share on Google Plus

About Kim Swaraguna