Chocolat+Dodol = Chocodot

Main ke Garut, jangan lupa mampir ke Gedoeng Cokelat Chocodot. Di sana Anda bisa menikmati aneka rasa cokelat dan dodol.

Dari namanya saja Anda tentu sudah bisa menebak. Ya! Chocodot merupakan singkatan dari chocolate (cokelat) dan dodol. Nama itu muncul di benak Kiki Gumelar, sang penemu, saat ia asyik meracik cokelat dan iseng mencampurkan dodol Garut. Hasilnya, jadi ikon dan oleh-oleh baru Garut.

Anda pun bisa mengikuti jejak Kiki, menjadi penyedia oleh-oleh bagi mereka yang berkunjung ke kota Anda. Coba tiru cara Kiki berikut ini.



Cari yang khas. Sudah puluhan tahun Garut terkenal sebagai kota penghasil dodol. Tak lengkap rasanya jika tak membawa dodol sepulang dari Garut. Mulailah dengan menggali lebih dalam apa yang orang paling cari di kota Anda.



Buat lebih menarik. Di Garut kita bisa dengan mudah menemukan puluhan dodol dengan berbagai merek dan rasa. Namun hanya dodol milik Kiki yang memasukkan unsur cokelat. Konsumen senang dengan hal-hal yang menarik perhatian. Buatlah produk oleh-oleh yang Anda jual berbeda dengan produk sejenis yang sudah banyak beredar di pasaran.

Perhatikan kemasan. Kiki dengan kreatif memasukkan unsur budaya dan keindahan alam Garut dalam setiap kemasan produknya. Dengan cara itu, ia secara tidak langsung mengingatkan pembeli bahwa produk yang mereka beli berasal dari Garut. Dari sisi pemasaran, Kiki berusaha ”membius” calon pembeli. Jika tak tertarik dengan produk, setidaknya pembeli tertarik dengan kemasannya. (Wiko Rahardjo)

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar