Alokasi anggaran Kementerian Sosial pada 2013 mencapai Rp5,6 triliun, mengalami peningkatan sebesar 23,14 persen dibandingkan sebelumnya yaitu Rp4,5 triliun.

"Memang terjadi kenaikan anggaran sebesar 23,14 persen tapi 90 persen lebih untuk Program Keluarga Harapan," kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri pada Finalisasi penyusunan perencanaan program dan anggaran Kementerian Sosial 2013 di Jakarta, Rabu.

Menurut Mensos, hal tersebut disebabkan Program Keluarga Harapan merupakan prioritas nasional.

Anggaran untuk PKH pada 2012 sebesar Rp1,8 triliun untuk 1.516.000 keluarga sangat miskin (KSM) meningkat menjadi Rp2,8 triliun pada 2013 untuk 2,4 juta keluarga sangat miskin.

Lebih lanjut Mensos mengatakan, untuk 2013, terdapat lima program prioritas nasional yaitu PKH, lanjut usia, anak, penyandang disabilitas dan ditambah komunitas adat terpencil.

"Daerah juga harus bersama-sama menyukseskan program prioritas nasional seperti PKH, masalah anak, penyandang disabilitas, komunitas daerah terpencil, program ini harus diikutsertakan di daerah," ujar Mensos.

Mensos menambahkan, agar program kesejahteraan sosial bisa berjalan maksimal maka perlu menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dengan provinsi maupun kabupaten-kota.

"Kalau persepsi tidak sama penyelesaikan masalah tidak akan selesai, yang kasihan penyandang masalah kesejahteraan sosial tidak menerima program dengan tepat," tambah dia.

Mensos juga mengharapkan dinas-dinas sosial di daerah mempererat kerja sama dengan mitra seperti lembaga legislatif maupun dunia usaha sehingga mereka mengetahui kondisi sebenarnya kesejahteraan sosial di lapangan.