Jamkrida Raup Laba Rp4 Miliar

SURABAYA – PT Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur (Jamkrida Jatim) selama 2011 mencatat laba bersih Rp4 miliar. Perolehan laba tersebut didapat dari peningkatan penyaluran penjaminan selama 2011.

Direktur Utama Jamkrida Jatim,Achmad Nur Chasan mengatakan, hingga akhir 2011, pihaknya telah menyalurkan penjaminan sebesar Rp362 miliar, atau naik Rp200 miliar dibanding penyaluran tahun 2010 yang tercatat Rp 105 miliar.Fokus penyaluran penjaminan Jamkrida Jatim masih di sektor-sektor produktif. Diantaranya, perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan. Sektor produktif ini mencapai 90% dari total penyaluran Jamkrida Jatim.

“Meski laba yang kami dapat cukup besar, kami tidak fokus mencari laba. Jamkrida Jatim lebih memfokuskan pada penyaluran penjaminan, khususnya untuk usaha yang feasible tetapi tidak bankable,”ujarnya. Dia menambahkan, sisanya yang 10% disalurkan untuk sektor-sektor non produktif seperti pembiayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang mendapatkan proyek dari pemerintah provinsi. Ia menegaskan, batasan penyaluran penjaminan tetap pada sektor UMKM. “Tahun 2012 ini,kami menargetkan penyaluran penjaminan kredit sebesar Rp650 miliar atau dua kali lipat dari realisasi penjaminan 2011,”tandasnya.

Jamkrida merupakan lembaga penjamin bagi para pelaku usaha untuk mendapat kredit perbankan. Para pelaku usaha yang bisa mendapat fasilitas penjaminan Jamkrida terutama dari skala mikro, kecil,dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam- LK),laba bersih industri penjaminan pada Januari 2012 naik 5,68% menjadi Rp71,48 miliar dari Rp67,64 miliar pada periode yang sama 2011.
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar