Belajar Garmen di Belanda (bag 1)

KIM Swaraguna/Belanda-19 Mei 2013, adalah hari yang diluar dugaan saya. Pergi ke eropa dengan biaya dari PUM expert. Ini sangat menyenangkan,karena saya bisa belajar lebih jauh tentang garmen, bidang pekerjaan yang selama ini saya jalani, sekaligus berwisata. Saya akan sedikit sharing bagaimana saya bisa mendapatkan ini semua.
Bermula dari kegiatan berbisnis secara online, saya sering memasang iklan lowongan pekerjaan di salah satu situs pencari kerja. Rupanya, oleh PUM expert, semacam “Kadin nya pengusaha Belanda” aktivitas saya itu terbaca. Kemudian saya didatangi oleh perwakilan PUM expert dan ditawari untuk mendapatkan konsultan gratis di bidang apapun sesuai yang saya butuhkan. Kesempatan ini tidak saya sia sia kan. Saya segera mengajukan aplikasi untuk mendapatkan konsultan dari Belanda di bidang garmen.
Akhirnya di bulan Juli 2012, saya mendapatkannya, beliau adalah Mr Chris Willemsem, seorang expert di bidang produksi garmen pakaian bayi. Selama 2 minggu, beliau masuk kedalam bisnis saya, untuk membantu kesulitan yang saya hadapi di bidang produksi. Banyak sekali saya dapatkan ilmu-ilmu baru yang semuanya begitu berharga, karena benar-benar dari pakarnya. Biaya yang saya keluarkan untuk kegiatan ini juga sangat murah. Saya hanya dikenakan biaya penginapan dan makan siang expert selama di Surabaya. Tidak perlu di hotel mewah, persyaratannya pun sangat sederhana,penginapan yang memiliki shower dan kloset duduk.  Sekitar 2 jt rupiah yang waktu itu saya keluarkan untuk biaya penginapan.
Di akhir sesi konsultasi, Chris mengatakan, bahwa masalah saya adalah kurangnya tenaga yang ahli dalam bidang pola baju, mengingat bidang saya adalah garmen khususnya fashion yang memerlukan keahlian dalam membaca design,  maupun foto yang dikirim online customer, dan kemudian membuatnya dalam bentuk sample baju. Saya direkomendasikan untuk mempelajari software tentang pola dan direkomendasikan ke pum expert untuk mendapatkan peralatan yang mendukung software pattern maker.
Beberapa bulan, setelah chris kembali ke Belanda, saya diminta untuk kembali mengirimkan aplikasi permintaan belajar software pattern maker di Belanda ke PUM expert atas rekomendasi konsultan saya. Dan di luar dugaan saya, aplikasi saya diterima, dan berangkatlahsaya ke Belanda dengan biaya dari PUM expert. Saya hanya mengeluarkan uang kontribusi sebesar 700 euro, atau sekitar 9 – 10 jt rupiah, untuk 10 hari belajar di Belanda. Biaya yang tidak sebanding dengan apa yang akan saya dapat. Jika dihitung, biaya untuk 2 orang pergi-pulang (saya berangkat dengan 1 orang team saya) sekitar 84 juta rupiah, belum termasuk biaya penginapan, makan selama di Belanda dan tentu saja ilmu yang akan saya dapatkan.
Jika anda pelaku bisnis, minimal memiliki 10 orang karyawan, telah berjalan selama 2 tahun dan ingin mendapatkan kesempatan yang sama seperti saya, buka saja website pum expert www.pum.nl Selain mendapatkan konsultan di bidang yang kita inginkan, banyak kemungkinan selanjutnya yang bisa kita dapatkan,bisa diundang ke belanda untuk belajar lebih jauh, mendapatkan bantuan peralatan ataupun mendapatkan bisnis link.Bersambung.
Ditulis dan diposkan oleh Rizki Rira untuk KIM Swaraguna
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar