Duh…Jalan Raya Abdul Karim Sudah Overload


KIM Swaraguna/Gunung Anyar - Kalau anda akan melewati jalan Abdul Karim Rungkut Menanggal,Kecamatan Gunung Anyar pastikan melewatinya tidak pada jam berangkat/pulang kerja karena anda akan terjebak kemacetan yang sangat panjang. Ekor kemacetan terkadang bisa mencapa kearah mall Yakaya pada saat-saat tertentu. Saking padatnya jarak antar 2 kaca spion mobil yang berbeda arah tidak sampai 15cm sehingga kendaraan roda 4 harus berjalan melambat untuk menghindari senggolan/tabrakan. Bahkan terkadang kendaraan harus mengalah apabila ada gerobak penjual makanan, tukang becak atau tukanng sampah pemkot lewat karena memang tidak ada celah untuk mendahului sehingga kendaraan harus antri bersabar di belakang mereka.
Kemacetan yang terjadi belakangan ini sangat parah bahkan cenderung meningkat intensitasnya setiap tahunnya. Hal ini ada beberapa sebab yang mendasarinya, yang pertama adalah telah ramai di bukanya banyak perumahan baru di daerah Kecamatan Gunung Anyar dan jalan Abdul Karim menjadi salah satu gerbang masuk/keluarnya kendaraan, yang kedua adalah meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, yang ketiga dan yang terpenting adalah bahwa kapasitas jalan Abdul Karim sudah saatnya di tingkatkan terutama untuk lebarnya badan jalannya. Dengan lebar jalan yang hanya + 6m terasa sempit jika harus di lalui 2 arah, apalagi di tambah banyaknya bangunan yang tembok/pagarnya dan tiang listrik jaraknya terlalu dekat dengan badan jalan.
Untuk perbaikan ke depannya kita berharap agar badan Jalan Raya Abdul Karim ini bisa lebih di perlebar lagi. Solusi yang bisa di tempuh mungkin dengan menutup sungai kecil yang ada di jalan tersebut dengan Blox Cluvert dan memindahkan tiang listrik agar lebih ke pinggir badan jalan sehingga di atas sungi bisa di buat jalan setelah di aspal tentunya. Kondisi jalan ini hamper sama dengan kondisi jalan menur di depan Rumah Sakit Jiwa pada tahun yang lampau, dimana hanya bisa di lalui 1 arah saja, bahkan di sana di perparah lagi dengan adanya pasar, tetapi setelah di rekayasa dengan menutup sungai akhirnya jalan tersebut bisa di lewati menjadi 2 arah. (Di tulis dan Di upload oleh Yanuar Yudha)
Tiang Listrik dan Sungai yang perlu di rekayasa

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar