Surabaya Dilanda Cuaca Ekstrim, Waspadai Kesehatan Anda


Keadaan cuaca kota Surabaya yang tidak menentu dan tergolong lumayan ekstrim di akhir-akhir ini membuat beberapa warga merasakan kecemasan, kadang matahari bersinar sangat terik, kadang bisa seharian cuaca mendung di sertai hujan gerimis bahkan di sertai juga angin yang berhembus kencang sehingga mengakibatkan banyak atap dan papan reklame roboh sehingga menimbulkan korban jiwa.
Menghadapi cuaca seperti ini yang paling di khawatirkan adalah kondisi kesehatan kita yang bisa drop apabila kita tidak fit. Badan bisa meriang atau istilah Suroboyo-nya “nggreges”. Hal ini di akibatkan Surabaya sudah memasuki musim pancaroba karena di perkirakan bulan Juni mendatang ita akan memasuki musim kemarau.
Penyakit yang perlu diwaspadai selama musim pancaroba ini adalah penyakit akibat virus, yakni influenza. Penyakit lain yang merebak adalah penyakit akibat jamur (terutama akibat kelembaban pada pakaian) serta penyakit tidak menular, seperti asma, rhinitis, dan perburukan penyakit kronis.

”Waspadai pula demam berdarah karena meningkatnya tempat perindukan nyamuk,” ujarnya. Di samping itu, pada peralihan musim hujan ke musim kemarau perlu diwaspadai penyakit demam berdarah akibat tingginya populasi nyamuk demam berdarah pada masa itu karena banyaknya tempat perindukan.

Untuk menghindari penyakit karena musim Pancaroba ini ada baiknya kita melakukan hal-hal sebagai berikut:
1.    Minum Teh Herbal
Buatlah teh herbal panas yang bisa menghangatkan tubuh. Teh herbal mempunyai berbagai macam kandungan, seperti lada, cengkeh, jahe, daun teh, mint, basil, dan ramuan tradisional lainnya. Tenggorokan merupakan bagian tubuh yang rentan terhadap dingin. Jika Anda minum teh herbal setiap pagi selama musim hujan, hal ini cukup efektif membantu Anda terhindar dari penyakit akibat hujan. Selain itu, teh herbal dapat menyembuhkan batuk dan pilek.

2. Gunakan Minyak Kayu Putih
Musim hujan sangat mudah untuk terserang flu. Untuk itu, Anda membutuhkan minyak kayu putih untuk mencegahnya. Berikan 4 tetes minyak kayu putih di atas sapu tangan yang dapat hirup aromanya. Minyak kayu putih memiliki aroma khas yang membuat Anda bisa bernafas dengan lega. Selain itu oleskan minyak kayu putih di bagian leher dan kepala agar terhindar dari masuk angin.

3. Bersihkan Kaki Setiap Habis Berpergian
Kaki berfungsi untuk berjalan yang menyebabkan banyak kuman menempel. Apalagi ketika musim hujan, genangan air yang kotor bisa membuat kaki terkena penyakit air, seperti kutu air. Untuk itu, Anda harus rajin mencuci kaki setelah berpergian. Agar lebih efektif menghilangkan kuman, Anda bisa rendam kaki dalam air hangat, diamkan selama 5 menit, kemudian cuci dengan sabun antiseptik. Cara ini bagus untuk memerangi penyakit.

4. Banyak Minum Air Hangat
Musim hujan otomatis udara pun menjadi lebih dingin, meski Anda memiliki kebiasaan minum air dingin, sebaiknya hentikan dulu kebiasaan Anda. Hal itu dapat membuat Anda sakit. Beralihlah dengan rajin minum air hangat. Anda bisa mencampur daun mint untuk menghindari penyakit dan membuat tubuh lebih hangat.

5. Sedia Payung Sebelum Hujan
Pepatah di atas memang benar. Cara yang paling efektif agar tidak terserang sakit selama musim hujan adalah dengan memakai perlengkapan pelindung dari hujan seperti payung, jas hujan atau jaket bertudung, dan sepatu tahan air saat Anda ke luar rumah ketika hujan tiba. Usahakan memakai pelindung hujan ketika Anda beraktifitas di luar saat hujan turun agar Anda tidak basah kuyup dengan air hujan yang dapat berisiko menyebabkan Anda sakit.

6. Segera Mandi Setelah Kehujanan
Sekilas, saran ini tampaknya tidak masuk akal. Namun mandi segera setelah basah kuyup oleh hujan benar-benar masuk akal dan sangat bermanfaat. Penyakit dapat muncul ketika tubuh Anda mengalami perubahan suhu yang drastis. Mandi dengan segera akan menstabilkan temperatur dingin yang terbawa oleh air hujan sekaligus membersihkan tubuh Anda dari kuman dan kotoran. Saat Anda mengeringkan badan, temperatur tubuh bertahap kembali ke suhu normal. Selanjutnya hangatkan diri Anda dengan minum teh hangat atau makan kuah hangat.

7. Olahraga Rutin Jangan Ditinggalkan
Tetap lakukan olahraga rutin meskipun hujan turun. Walaupun olahraga outdoor jadi berkurang intensitasnya karena cuaca yang tidak bersahabat, Anda bisa mencoba aneka olahraga yang bisa dilakukan secara indoor, seperti senam aerobik, sit up, push up, atau skipping (lompat tali). Olahraga yang teratur akan sangat baik untuk menjaga stamina tubuh Anda.

8. Menjaga Kebersihan Tangan
Menurut peneliti medis, cara terbaik kuman masuk ke tubuh kita adalah melalui tangan kotor. Kita menggunakan tangan kita di hampir setiap kegiatan, sehingga berbagai macam kuman dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita setiap saat. Untuk menjaga diri agar tetap terlindung, bersihkan tangan Anda secara teratur. Pastikan Anda senantiasa ‘higienis’ sepanjang hari. Cuci tangan Anda setiap sebelum makan, sehabis dari toilet, dan setelah melakukan kegiatan apapun. Hindari menyentuh wajah Anda dengan tangan yang kotor, karena penelitian mengatakan bahwa kuman biasanya masuk lewat hidung atau mulut Anda.

9. Minum Air yang Cukup
Saat musim hujan, cuaca dingin membuat Anda tidak merasa haus dan malas untuk minum. Padahal tubuh kita tetap memerlukan cairan setiap harinya. Pastikan Anda tetap minum air yang cukup selama musim hujan. Minum air merupakan bentuk tidak langsung dari pencegahan untuk segala macam penyakit. Minum air yang cukup dapat mengganti kehilangan cairan tubuh Anda sehingga Anda tidak mengalami dehidrasi. Air juga membersihkan kuman melalui sistem saluran kencing, sehingga mencegah infeksi saluran kencing.

10. Cukup Istirahat
Kurang tidur akan membuat stamina Anda berkurang. Waktu tidur yang ideal adalah 6-8 jam per hari. Atur waktu aktifitias harian Anda sehingga Anda bisa cukup istirahat sehingga tubuh Anda tetap fit dan dapat beraktifitas secara maksimal..

11. Mengatur Pola Makan
Jaga pola makan Anda. Makan teratur dan tepat waktu dengan komposisi yang lengkap akan senantiasa menjaga vitalitas Anda. Hindari makan di tempat penjualan makanan yang kurang terjaga kebersihannya. Penuhi juga kebutuhan vitamin dan mineral dari berbagai macam sayur dan buah-buahan. Kalau perlu, tambah dengan pemberian multivitamin.

12. Memakai Pakaian yang Kering
Cucian yang tak mau kering adalah kendala di musim hujan, karena matahari seakan tak mau bersinar. Meski begitu, cari cara agar cucian Anda bisa kering sepenuhnya. Pakaian yang lembab berarti masih menyimpan air dan bisa jadi sarang bagi kuman penyakit.

Jangan lupa untuk selalu menyiapkan obat-obatan ringan di rumah, untuk mencegah terjangkitnya penyakit-penyakit yang timbul, seperti obat batuk dan influenza.

(di posting oleh Yanuar Yudha untuk Swaraguna - diolah dari berbagai sumber)

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar