Permasalahan E – KTP Di Gunung Anyar

Permasalahan E-KTP seakan tidak pernah ada ujungnya, mulai dari salah cetak, belum teraktivasi maupun lambatnya penyerahan kepada warga. Hal ini tidak hanya di alami oleh kecamatan Gunung Anyar tetapi juga kecamatan-kecamatan yang lainnnya. Temuan E-KTP bermasalah terbanyak ada di kecamatan Tambak Sari. Untuk kecamatan Gunung Anyar dari 32.000 E-KTP yang di terima, sudah 24.000 yang di bagikan ke warga dan terdapat sekitar 4.000 kesalahan cetak, baik nama maupun alamat yang kurang tepat.
Teknisnya E-KTP yang sudah di cetak oleh Kementrian Dalam negeri di titipkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya. Kemudian di distribusikan melalui pihak kecamatan dari pihak kecamatan di bagikan ke warga melalui Kelurahan masing-masing.
“ Untuk E-KTP yang bermasalah tidak jadi di distribusikan ke masyarakat,kami langsung melaporkan ke Dispendukcapil dan di tindak lanjuti dengan laporan ke kemendagri” jelas Kanthi Budiarti ,Camat Gunung Anyar “kesalahan identitas itu biasanya muncul ketika proses pemasukan data” tambahnya. Beliau juga menjelaskan server computer kecamatan langsung online dengan Kemendagri. Jika petugas salah memasukkkan data akan sulit merevisinya.
Camat Gunung Anyar menjelaskan untuk proses pengambilan E-KTP warga bisa langsung mengambil ke kelurahan setempat tanpa surat undangan dari kecamatan. Apabla masih terdapat kesalahan data bisa langsung melaporkan sehingga cepat untuk di revisi. Bagi warga yang sudah melakukan perekaman data untuk E-KTP tetapi hingga saat KTP konvensionalnya sudah habis masa berlakunya Pemkot Surabaya sudah berupaya untuk menghapuskan denda keterlambatan sebesar Rp 100.000.  (di tulis dan di posting oleh Yanuar Yudha untuk Swaraguna)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar