Rungkut Theater (Bioskop Rungkut) Riwayatmu Kini

 Pagi pukul 8.00wib Swaraguna menyempatkan diri sejenak untuk mampir di sebuah gedung yang berlokasi di Kelurahan Rungkut Menanggal, tepatnya di jalan Abdul Karim. Gedung yang mempunyai lahan parkir luas ini dulunya adalah gedung bioskop. Bioskop yang terkenal dengan nama Rungkut Theater ini merupakan tempat hiburan pertama yang ada di kawasan Rungkut. Sejak berdiri di tahun 80’an tempat ini banyak menyimpan kenangan bagi warga Rungkut Menanggal dan sekitarnya.
Selain sebagai gedung Bioskop pada jamannya gedung ini juga banyak di pakai sebagai tempat pertemuan ataupun untuk pesta seni sekolah-sekolah di daerah Kecamatan Rungkut. Sebagai gedung Film yang kelasnya menengah ke bawah para penontong yang setia dating kebanyakan adalah para pekerja pabrik yang berada di Rungkut dan sekitarnya. Pada waktu weekend Rungkut theater ini bisa di pastikan penuh sesak oleh pengunjung mulai siang hari bahkan sampai dinihari untuk pemutaran film midnight.
Rungkut Theater ini merupakan saksi bersejarah era ke-emasan film Indonesia di tahun 80’anmulai fim komedi seperti Dono-Kasino-Indro, Doyok dan Kadir sampai era film bertema sejarah seperti Brama Kumbara maupun Tutur Tinular. Memasuki tahun 90’an bioskop ini banyak menampilkan film-film yang bertema erotic untuk 18 tahun ke atas sesuai dengan kondisi perfilm-an Indonesia saat itu.
Hingga era tahun 2000’an Boskop ini mengalami masa suram, hal ini di karenakan sudah mulai bermunculan zaman TV swasta yaitu SCTV dan RCTI yang menampilkan banyak program hiburan yang lebih menarik daripada TVRI. Di tambah lagi munculnya Bioskop 21cinaplek dengan segala fasilitasnya,AC serta gambar yang jernih dan suara yang stereo sehingga membuat banya bioskop sekelas Rungkut Theater bertumbangan dan akhirnya gulung tikar.
Saat ini gedung Bioskop Rungkut Theater ini di rubah fungsi oleh pemiliknya menjadi lapangan futsal. Ketika Swaraguna berkunjung di sana hanya terdapat seorang petugas yang mengatir jadwal persewaan lapangan futsal yang bertarif Rp 40.000/jam-nya. “Sudah 3tahun-an ini lapangan futsal ini berdiri di dalam gedung bioskop” ujarnya.
Meski demikian sampai saat ini masih terdapat jejak kebesaran dan kemegahan Gedung Bioskop ini. Mulai dari lampu atap, loket tiket , tempat poster besar flm yang di putar da lapangan parkir yang luas. tempat bersejarah yang sayang untuk di lupakan.           

Loket dan Pintu Masuk

Tempat Poster Film
Menjadi lapangan Futsal
 (di tulis dan di posting oleh Yanuar Yudha untuk Swaraguna)









Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar