Save Biawak Gunung Anyar


KIM Swaraguna/Gunung Anyar - Pagi ini ketika Swaraguna melintas di atas jembatan yang menghubungkan antara Pondak Chandra(Sisoarjo) dengan Gunung Anyar Kidul di sisi sungai terlihat beberapa Biawak yang di ikat pada sebatang pohon. Merasa penasaran Swaraguna mendekat dan melihat 5 ekor biawak terikat pada tongkat kayu/batang pohon tepat di bibir sungai.
“Harga per-ekor yang berukuran sedang Rp 60.000, kalau yang besar bisa mencapai Rp 100.000” jelas seorang ibu yang kebetulan sebagai penjualnya. Masih menurutnya lagi Biawak ini di dapatkan dari area sawah dan rawa di sekitar Gunung Anyar. “Biasanya di pakai untuk orang yang sakit kulit , seperti gatal-gatal” tambahnya.  
Melihat kenyataan ini membuat Swaraguna miris, bagaimana tidak, padahal biawak sudah termasuk binatang yang di lindungi. Apalagi dengan derasnya pembangunan perumahan yang ada di bumi Gunung Anyar ini membuat keberadaan Biawak ini semakin terdesak, yang lambat laun akan habis karena habitatnya telah rusak. Maka tidaklah heran apabila kadang kita bisa menemui binatang ini ada di saluran pembuangan/got di sekitar rumah kita.
Ayo kita selamatkan satwa ini, jangan sampai anak cucu kita nanti hanya bisa melihat Biawak yang di awetkan dari kaca etalase atau hanya mendengar dari cerita kita.  (Di tulis dan di poskan oleh Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar