Bank Retail membuka jasa penukaran uang kecil

KIM Swaraguna/GunungAnyar - Menjelang lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya ada beberapa bisnis yang mendadak muncul yaitu bisnis parcel, kue kering dan penukaran uang dalam pecahan kecil. Untuk Bisnis penukaran uang kecil sendiri  sudah sangat umum muncul di akhir bulan Ramadhan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menjaga tradisi angpau yang biasanya di berikan kepada anak kecil. Pecahan yang sangat di gemari adalah pecahan uang kertas terkecil yaitu Rp 2000. Menurut pengamatan Swaraguna untuk menukarkan 1 Bendel pecahan 2 ribu-an kita akan dikenai biaya tambahan Rp 20.000 bila kita menukarkan melalui penjual jasa yang biasanya mangkal di pinggir jalan. 

Bagaimanakah hukumya bisnis penukaran uang kecil tersebut menurut kacamata Islam…?.  
Sikap MUI
Fenomena penukaran uang receh disikapi oleh beberapa Majelis Ulama Indonesia (MUI) di daerah, agar masyarakat menghindari penukaran uang di pinggir jalan.
Larangan tersebut didasarkan pada praktik penukaran yang diindikasi mengandung riba atau transaksi ekonomi yang haram hukumnya dalam Islam.
"Itu termasuk riba yang mengambil keuntungan dari perdagangan yang tidak sah. Sehingga merugikan umat dalam hal ini konsumen," kata Salim Umar, Ketua MUI Jawa Barat Bidang Komisi Fatwa.
Selain praktik ribawi yang dikeluhkan Salim, uang bukanlah alat tukar atau pun komoditi yang boleh diperdagangkan. Dalam hemat Salim, transaksi penukaran dengan mata uang sejenis (rupiah) tidak bisa disamakan dengan transaksi penukaran uang ke mata uang negara lain (perdagangan valuta).
"Transaksi penukaran uang receh termasuk riba, karena misalnya satu lembar pecahan sepuluh ribu ditukar hanya dengan sembilan lembar pecahan seribu," tegas Salim Umar.
"Jika uang ditukar dengan uang yang nilainya sama tetapi salah satu di antara penukarnya kurang atau lebih maka tidak diragukan terdapat unsur riba,"tambahnya.

Respon Bank Indonesia
Menanggapi sikap MUI tersebut maka Bank Indonesia mulai membuka loket penukaran uang dalam bentuk pecahan kecil tanpa di pungut biaya. Baik melalui loket maupun melalui mobil penukaran uang kecil. Bukan itu saja sejak tahun ini Bank Indonesia menggandeng beberapa Bank Retail untuk membuka layanan penukaran uang.   BNI, Bank Mandiri, BRI, BTN, NISP, Bank jatim, BCA, Bank Permata, CIMB Niaga, BII, serta Bank Mega mulai membuka layanan penukaran uang sejak 1 mingguan ini. Hari Selasa (16/07/2013) Swaraguna mencoba melakukan penukaran uang dalam pecahan kecil di bank BTN, menurut petugas kalau sekarang masih sedikit masyarakat yang menikmati fasilitas penukaran uang ini, hal ini mungkin karena hari lebaran masih 2 minggu lagi dan belum turunnya uang THR, kemungkinan 1 minggu sebelum lebaran penukaran uang ini akan marak terjadi. Penukaran uang ini bisa di lakukan dengan tarik tuna dana tabungan ataupun dengan membawa uang tunai dan fasilitas ini bisa di nikmati tanpa biaya tambahan apapun. (di tulis oleh Yanuar Yudha) 
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar