Pengerjaan MERR IIC lambat, dana Rp 8,8 Miliar terancam nganggur

KIM Swaraguna/Gunung Anyar - Pembangunan Midlle East Ring Road  (MERR) IIC di Gunung Anyar berkejaran dengan waktu. Lambannya proses penyelesaian jalur ini menjadi sorotan tersendiri oleh kalangan DPRD. Ketua komsi C DPRD Kota Surabaya Sachiroel Alim Anwar menyatakan bahwa pemerintah pusat telah meng-anggarkan dana sebesar Rp 8,8 Miliar untuk proyek tersebut.
Anggaran sebesar itu hanya untuk pembangunan , sedangkan untuk pembebasan lahan adalah tanggung jawab dari Pemkot Surabaya. Sebagaimana di ketahui permasalahan dari tersendatnya proyek ini terletak pada pembebasan lahan yang berlarut-larut. Tahun ini di targetkan jalan yang sudah terbangun minimal 100meter. Dari pantauan di lapangan terlihat beberapa bangunan yang sudah di robohkan tetapi masih jauh dari target.
Perkembangan terbaru di lapangan, saat ini warga meminta proyek ini di hentikan terlebih dahulu. Hai ini di karenakan warga meminta ganti rugi fasilitas umum yang akan terkena pembangunan proyek MERR IIC ini. Permintaan warga tersebut sudah di sampaiakan kepada Anita Hapsari , selaku Lurah Gunung Anyar Surabaya. Lurah Gunung Anyar pun segera menanggapi dan berjanji menyerahkan ususk ganti rugi kepada Pemkot Surabaya. Fasilitas yang harus dig anti adalah jalan paving dan pos keamanan karena di bangun menggunakan dana swadaya masyarakat.
Dengan di lantiknya Cmat Gunung Anyar yang baru yaitu Bpk. Dewanto Kusumo Legowo, diharapkan proses pembangunan proyek jalan yang telah di nantikan oleh masyarakat ini bisa segera tuntas. Semakin lama proyek ini tertunda semakin panjang pula kemacetan yang terjadi di wilayah Gunung Anyar. Di khawatirkan apabila proses pembbasan lahan terlalu lama maka nilai dari ganti rugi juga semakin tinggi. (di tulis dan di posting oleh Yanuar Yudha, di olah dari berbagai sumber)

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar