Abu Vulkanik Mengandung Kaca

Kim Gunung Anyar/Surabaya - Semburan Gunung Kelud mencapai ketinggian 10km atau 50.000 kaki yang terjadi pada pukul 23.23 hari Kamis (13/2). "Ini merupakan letusan Gunung Kelud terdahsyat dibandingkan tahun 1990," kata seorang ahli gunung api, Gede S.

Abunya sampai ke surabaya dan penerbangan di bandara Juanda ditutup. Abu vulkanik ini mengandung Si 02 (silika), mirip bahan industri kaca dan merupakan glass hard yang sangat halus. Tetapi bila dilihat dengan mikroskop, tepi dan ujungnya runcing. Jika terhirup akan merobek jaringan paru-paru. dan bila terkena mata bisa merusak mata. Masyarakat diminta untuk berhati-hati untuk melindungi mata dan hidung. Selain itu juga debu mengandung gas CO, H2S, SO2, dan bersifat asam.

Dihimbau kepada warga Surabaya dan sekitarnya untuk menggunakan masker hidung dan mulut ketika berada diluar gedung atau rumah dikarenakan abu vulkanik yang sangat tipis tidak dapat disaring oleh lubang hidung dan akan menumpuk di paru-paru.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini memerintahkan seluruh puskesmas di Surabaya untuk siap meangani segala keluhan masyarakat terkait dengan abu vulkanik ini. “Paling banyak keluhan masyarakat adalah terkait dengan ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), untuk menghindarinya paling tidak selama 2-3 hari warga harus tetap menggunakan masker karena meskipun sudah tidak turun lagi, sisa debu yang ada di jalanan masih tetap membahayakan” jelas salah satu petugas medis di Kecamatan Gunung Anyar. (disadur dari berbagai sumber).
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar