Air PDAM mendadak Keruh (2)


KIM Swaraguna/Gunung Anyar - Memasuki hari ke-3, air yang di salurkan PDAM melalui pipanya masih berwarna keruh seperti air sungai. Hal ini akibat dari adanya kegiatan flushing, untuk membuang air kotor imbas dari Commisioning/ Uji Coba Rumah Pompa Ketegan yang masih terus dilakukan. Berlarut-larutnya pengerjaan ini tentunya sangat merugikan banyak pelanggan PDAM terutama di kawasan Kecamatan Gunung Anyar Surabaya baik di kelurahan Rungkut Menanggal, Kelurahan Rungkut Tengah, Kelurahan Gunung Anyar dan Kelurahan Gunung Anyar Tambak.
 
Dampak dari adanya gangguan ini membuat banyak warga yang kelabakan karena memang tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak PDAM. “Seharusnya ada pengumuman terlebih dulu dari PDAM”tutur warga kepada Swaraguna  . “Jadi bisa siap-siap, paling enggak tandon air di buat full, lah ini tandon air tinggal separoh malah kecampur air kotor” tambahnya.Ironis memang, padahal pada tanggal 22 Maret ini kita akan memperingati hari air sedunia malah PDAM memberikan kado pahit pada pelanggannya di kawasan Kecamatan Gunung Anyar ini.  Dari keterangan yang sempat di peroleh swaraguna dari Sayid Muhammad Iqbal Humas PDAM Surabaya, diperkirakan air sudah akan kembali jernih sekitar 1-2 hari lagi.    
Bagaimana pengaruh air yang kotor bagi kita…?.
Ciri-ciri air yang layak minum yaitu :
1. Jernih, tidak berbau, tidak berasa &tidak berwarna.
2. Suhunya sebaiknya sejuk dan tidak panas.
3. Bebas unsur-unsurkimia yang berbahaya seperti besi (Fe), seng (Zn), raksa (Hg) dan mangan (Mn).
4. Tidak mengandung unsur mikrobiologi yang membahayakan seperti coli tinja dan total coliforms.

Dari uraian di atas tentunya air PDAM sudah tergolong air yang tidak sehat bagi kita, bagi orang dewasa pengaruhnya tidak terlalu berat karena sistim kekebalan tubuhnya sudah terbentuk, yang terasa mungkin sedikit gatal pada kulit. Akan tetapi lain halnya dengan balita atau bayi yang masih rentan daya tahan tubuhnya. Air yang tidak steril dapat memberikan bahaya pada kesehatan manusia seperti menyebabkan penyakit diare, cacingan, disentri, kolera, penyakit lambung, penyakit tipus, dan penyakit kuning. (Yanuar Yudha)

Share on Google Plus

About Kim Swaraguna

0 comments:

Posting Komentar