Curah Hujan Tinggi Penderita ISPA Meningkat

KIM Swaraguna/Gunung Anyar- Penderita penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Gunung Anyar, Surabaya meningkat. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejak pagi kondisi Puskesmas Sudah ramai oleh antrian penderita yang akan berobat .

Pihak Puskesmas, mengatakan, cuaca ekstrem yang tidak menentu dapat membawa pengaruh buruk bagi lingkungan terutama untuk kesehatan. Umumnya, penyakit yang timbul karena faktor cuaca bisa menular bagi setiap orang dan apabila dibiarkan dapat berisiko buruk.

Secara garis besar, ISPA dibedakan menjadi common cold (pemicunya adalah virusrhinovirus, respiratory syncytial virus, adenovirus, dll) dan influenza (dipicu oleh virus influenza dengan berbagai tipe). Penyakit ini sering muncul pada musim pancaroba akibat sirkulasi virus di udara yang meningkat. Selain itu, perubahan udara dari panas ke dingin seringkali memperlemah daya tahan tubuh manusia terutama anak-anak. Akibatnya, mereka pun menjadi lebih rentan terhadap penyakit ini.

 “Jika daya tahan tubuh manusia kebal maka mereka tidak akan terinfeksi virus yang menyebabkan ISPA. Sebagian besar penderitan ISPA adalah anak-anak dan balita karena daya tahan tubuh mereka yang terbilang lemah akan cepat terjangkit penyakit itu,” tutur salah satu staff media di Kecamatan , Gunung Anyar.

Untuk mencegah penyakit ISPA setiap orang tua harus berperan aktif, minum multivitamin, jaga kondisi tubuh dan banyak konsumsi makanan bergizi tiap hari agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Apalagi di kalangan anak-anak selain itu kebersihan lingkungan jadi pendukung.

Dengan menjaga kondisi tubuh, minum multivitamin dan kebersihan lingkungan yang tetap dipelihara dalam kehidupan sehari-hari, maka  daya tahan tubuh akan tebal. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kim Swaraguna

0 comments:

Posting Komentar