Tiga Fasilitas Umum Di Gunung Anyar Masih Tertunda Pembangunannya

KIM Swaraguna/Gunung Anyar - Memasuki bulan ketiga di tahun 2014 ini ternyata masih ada beberapa fasilitas untuk warga Gunung Anyar yang pembangunannya belum rampung. Masih tertundanya proyek-proyek tersebut tentunya sangat di sayangkan, karena fasilitas umum itu kebanyakan merupakan sarana vital bagi warga.


1.       Merr 2C Gunung Anyar
Sejak dikerjakan sejak 2 tahun yang lalu, fasilitas jalan penghubung antara Merr 2C Kecamatan Rungkut ke Kabupaten Sidoarjo ini belum menampakkan perkembangan fisik yang signifikan. Proyek di mulai pada tahun 2012,dibiayai Pemkot Surabaya dan pusat. Untuk pelepasan lahan tahun 2013 sepanjang 1,6 km dan menjangkau 250 persil dengan luas 1,2 hektar di kawasan proyek, pemkot mengeluarkan anggaran Rp 30 miliar.Di lapangan baru terlihat  adanya penyelesaian boxculvert untuk membangun jembatan di atas sungai.  Untuk rumah warga, terdapat baru sebagian yang telah di bongkar, lokasinyapun berpencar-pencar sehingga sangat menyulitkan kontraktor proyek untuk membangun jalan. Dengan selesainya proyek ini di harapkan kemacetan yang setiap hari terjadi di jalan Rungkut Menanggal hingga Jalan Abdul karim dan Jalan Gunung Anyar Kidul bisa segera teratasi. Ironisnya proyek ini sekarang sedang di usut oleh Kajari Surabaya karena di tenggarai terdapat pungli pada proses pelepasan lahan.

2.       Pasar Gunung Anyar
Sebenarnya bangunan utama pasar Gunung Anyar ini sudah berdiri lebih dari setahun yang lalu. Namun sayangnya sampai saat ini sarana pendukungnya belum di bangun, seperti lokasi parkir, pagar dan sarana penunjang lainnya. Menurut info dari pihak kecamatan Gunung Anyar pembangunan pasar akan di lakukan di lanjutkan tahap ke-4 untuk membangun sentra UKM yang di harapkan bisa menampung hasil dari Unit Usaha kecil dan Menengah warga Gunung Anyar. Kondisi terakhir pasar Gunung Anyar tersebut sangat mengenaskan, dnding pasar pada beberapa bagian sudah terlihat retak, atap yang bocor serta coretan tangan-tangan jahil. Bila pasar ini rampung di harapkan bisa meningkatkan perekonomian bagi warga Gunung Anyar dan sekitarnya karena pasar ini adalah satu-satunya pasar yang ada di kecamatan ini

3.       SMP Negeri Gunung Anyar

Pendidikan adalah hak bagi warga Negara, itulah yang melatar belakangi Pemkot Surabaya untuk membangun sekolah menengah di kawasan Gunung Anyar. Lokasi yang di pilih untuk pembangunan sekolah ini adalah bekas lahan milik  Yayasan Persatuan Bekas Gerilya dan Angkatan Perang Republik Indonesia (PB Gedapri) yang  menaungi para veteran yaitu Gedapri. Anggaran-pun sudah di siapkan sebesar 3Milyar rupiah, tapi sayangnya saat ini pembangunan ini masih tertunda karena adanya gugatan hukum terhadap Pemkot Surabaya oleh PB Gedapri. Saat ini yang tampak di lapangan hanyalah sebidang tanah yang di pagari oleh kawat berduri dan terdapat papan keterangan kalau lokasi  ini akan di bangun sarana pendidikan. Sekolah ini tentunya akan sangat berrati bagi warga Gunung Anyar karena selama ini apabila warga ingin bersekolah lanjutan baik SMP Negeri maupun SMU Negeri harus melangkah ke wilayah lain. Diharapkan dengan selesainya pembangunan sekolah ini maka bisa membangun warga Gunung anyar yang lebih baik dan lebih maju. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kim Swaraguna

0 comments:

Posting Komentar