Tanah aset Gunung Anyar Di Tertibkan

KIM Swaraguna/ Surabaya - Saat ini pemkot Surabaya semakin tegas dalam mengamankan asset-asetnya, termasuk tanah dan bangunan. Termasuk juga yang berada di kawasan Gunung Anyar, di daerah ini banyak terdapat asset pemkot berupa tanah kosong. Tanah ini banyak yang berstatus BTKD. 

Untuk mengamankannya pemkot berusaha untuk melakukan pemagaran di sekeliling tanah tersebut. Hal ini mutlak di lakukan mengingat sejak di canangkannya pembangunan Merr2C gunung Anyar dan Jalur Lingkar Luar Timur harga tanah di kawasan Gunung Anyar melonjak drastis. Pemagaran ini juga di harapkan tanah asset ini tidak di duduki oleh pihak yang tidak bertangung jawab, seperti di jadikan tempat tinggal ataupun warung kopi. Bahkan beberapa diantaranya saat ini masih bersatus sengketa dan gara-gara kasus sengketa ini pula pembangunan SMP Negeri pertama yang berdiri di Gunung Anyar ini tertunda pembangunannya.

Tanah asset yang berubah menjadi tempat tinggal tampak di lokasi yang terdapat di RW 4 kelurahan Gunung Anyar tampak di lokasi ini tanah asset yang telah menjadi rumah, toko maupun kandang ternak. “Saat ini warga yang bermukim di tanah asset tersebut  kami berikan waktu kurang lebih 14 hari dan saat ini mereka sudah mulai membongkar rumahnya sendiri , bagi warga yang mau kami juga akan berusaha agar warga yang di relokasi bisa tinggal di flat/ruma susun” terang Camat Gunung Anyar Laksono Dewanto.(Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar