PPDB Jalur Umum untuk SMPN, SMAN dan SMKN

KIM Gunung Anyar/Swaraguna - Penerimaan siswa baru atau yang lebih kita kenal dengan PPDB, tengah dipersiapkan secara matang oleh Dinas Pendidikan Kota (Dispendik) Surabaya. Masih sama seperti tahun lalu, PPDB 2014 yang akan dimulai pada bulan Juni menggunakan sistem online. Melalui website ppdsurabaya.net selama 24 jam, para orang tua dan siswa dapat melakukan latihan pendaftaran, sehingga tepat pada hari-H nanti, tidak mengalami kendala dalam melakukan pendaftaran.

Ada enam langkah pendaftaran ppdb jalur umum secara online ini. yang pertama yakni dengan memilih jenjang sekolah yang akan didaftarkan , kemudian memilih domisili (mutasi/dalam kota), selanjutnya para siswa memasukkan 14 digit nomor ujian nasional disertai dengan kode capthca, setelah itu memasukkan password, kemudian melakukan mengisi form pendaftaran, konfirmasi akhir pendaftaran, serta yang terakhir mencetak bukti pendaftaran. Aturan-aturan ataupun tata cara pendaftaran PPDB 2014, dapat diakses melalui ppdsurabaya.net.
Penerimaan Peserta Didik Baru Jalur Umum dilakukan untuk SMPN, SMAN dan SMKN dengan ketentuan sebagai berikut :
1.                Pendaftaran calon peserta didik baru jalur umum untuk jenjang SMPN, SMAN dan SMKN dilakukan secara online.
2.                Guna menunjang kelancaran pelaksanaan pendaftaran secara online sebagaimana dimaksud pada ayat 1, sekolah-sekolah yang membantu pelayanan PPDB wajib menyediakan fasilitas internet.
3.                Penggunaan fasilitas internet sebagaimana dimaksud pada ayat 2, dilakukan pada jam kerja.
4.                Pendaftaran calon peserta didik baru sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dan ayat 2, dilaksanakan dengan memperhatikan jadwal yang telah ditentukan, melalui tahapan sebagai berikut :
1.                           sosialisasi kepada masyarakat;
2.                           ujicoba pendaftaran peserta didik baru;
3.                           pendaftaran peserta didik baru;
4.                           pengumuman peserta didik yang diterima;
5.                           daftar ulang; dan
6.                           pemenuhan pagu.
5.                Calon peserta didik baru SMPN dapat memilih maksimum 2 (dua) Sekolah, 1 (satu) sekolah di dalam Sub Rayon Wilayahdan 1 (satu) Sekolah boleh di dalam atau di luar Sub Rayon Wilayah dan urutan pilihan sekolah dapat ditentukan secara bebas.
6.                Calon peserta didik baru SMAN dapat memilih maksimum 2 (dua) Sekolah, 1 (satu) sekolah di dalam Sub Rayon Wilayah dan 1 (satu) Sekolah boleh di dalam atau di luar Sub Rayon Wilayah dan urutan pilihan sekolah dapat ditentukan secara bebas
7.                Calon peserta didik baru SMKN dapat memilih 1 (satu) SMKN dengan pilihan 2 (dua) Kompetensi Keahlian.
8.                Penerimaan peserta didik baru untuk SMPN dilakukan dengan menyusun peringkat NUS yang tertera dalam SKHUS SDdengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
9.                Penerimaan peserta didik baru untuk SMAN dan SMKN dilakukan dengan menyusun peringkat NUN yang tertera dalamSKHUN SMP dengan memperhatikan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
10.           Apabila terjadi kesamaan NUN dari beberapa peserta, maka prioritas diberikan kepada :
1.                           Untuk SMPN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, selanjutnya urutan wilayah asal sekolah pendaftar, Sub Rayon asal sekolah pendaftar serta waktu pendaftaran.
2.                           Untuk SMAN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, selanjutnya urutan wilayah asal sekolah pendaftar, Sub Rayon asal sekolah pendaftar, serta waktu pendaftaran.
3.                           Untuk SMKN dilihat nilai yang lebih tinggi dari SKHUN dengan urutan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Inggris, selanjutnya urutan waktu pendaftaran.
11.           Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN dalam Kota Surabaya, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkanSekolah Asal.
12.           Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN kategori mutasi, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkan Alamat Tempat Tinggal.
13.           Calon Peserta Didik Baru SMPN dan SMAN Luar Kota Surabaya, penentuan Wilayah dan Sub Rayon berdasarkan pilihan calon peserta didik baru.
14.           Calon Peserta Didik Baru SMPN, SMAN dan SMKN dari Luar Kota Surabaya, yang dinyatakan diterima di sekolah Surabaya, harus melampirkan rekomendasi keluar dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota asal pada saat daftar ulang.
15.           Calon Peserta Didik Baru dinyatakan dapat diterima sebagai peserta didik baru apabila telah dinyatakan diterima melalui pengumuman di masing-masing sekolah negeri yang bersangkutan mendaftar dan telah disahkan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta telah melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
16.           Terhadap calon peserta didik baru yang berasal dari luar kota dan lulusan tahun lalu harus dilakukan verifikasi data.
17.           Verifikasi data sebagaimana dimaksud pada ayat 15, dilakukan untuk mengetahui kebenaran data yang telah dimasukkan oleh calon peserta didik pada Sistem Online.
18.           Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan diterima dan tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditetapkan maka dianggap mengundurkan diri.

19.           Pendaftaran dan daftar ulang bagi Peserta Didik Baru di sekolah yang dituju tanpa dibebani biaya apapun. (Yanuar Yudha, Sumber:Dispendik Surabaya)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar