Boneka Adat Nusantara Siap Merambah Pasar Internasional



Boneka Adat Nusantara Siap Merambah Pasar Internasional

KIM Swaraguna - Sabtu (29/11/2014) kemarin, Kapal pesiar MV Seabourn Odyssey yang membawa 455 penumpang dan 341 kru, singgah di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dengan tema Wonderful East Java, para wisatawan asing ini disuguhi hiburan kesenian khas Jawa Timur.

Boneka adat nusantara milik Ibu Sukma Trilaksasih, anggota UKM Gunung Anyar Surabaya, ikut mengisi salah satu stand pameran yang digelar PT Pelindo III. Suatu prestasi yang patut diacungi jempol, berkat kreasi dan konsistensinya, boneka adat Dian Collection telah mampu menjadi pilihan untuk souvenir khas Indonesia. Beliau sering diajak untuk pameran saat ada kunjungan tamu-tamu asing ke Surabaya.

Beberapa waktu yang lalu, Swaraguna sempat melakukan wawancara dengan Ibu Sukma mengenai bisnis souvenir boneka adatnya. Beliau menceritakan bahwa membangun usaha boneka adat ini memerlukan kesabaran dan kosistensi. Karena harga yang dipatok untuk satu buah boneka adat dengan ukuran kecil termasuk mahal yaitu 75rb dan untuk boneka dengan ukuran besar seharga 300rb. Dan memang target pasar boneka adat ini lebih kearah instansi pemerintah, perusahaan dan turis asing. Target pasar yang tidak mudah didapat di awal membangun boneka adat. Akan tetapi berkat ketekunan, kesabaran dan tetap fokus pada produknya, kini telah membuahkan hasil. 

Ibu Sukma juga menceritakan bahwa boneka adat nusantara ini, juga telah masuk ke Carrefour. Selain aktif mengikuti pameran di Surabaya dan Jakarta, beliau juga sering diminta perusahaan besar untuk membuatkan boneka dengan seragam perusahaan tersebut. Bahkan Ibu Walikota Tri Rismaharini telah menjadi langganan Ibu Sukma saat membutuhkan souvenir khas Surabaya. Biasanya yang dipesan ibu wali adalah boneka penari Remo. (Ditulis oleh : Rizki Rahmadianti)

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar