Koperasi Subuh Ria, Penyelamat Pedagang Kue Grosir Pasar Kembang Dari Rentenir



KIM Swaraguna - Di kota Surabaya, ada beberapa pusat grosir kue basah seperti di Pasar Blauran, Pasar Tambakrejo, Pasar Wonokromo dan Pasar Kembang. Pusat grosir kue basah Pasar Kembang adalah yang terbesar di Surabaya dan pembelinya tidak hanya dari dalam kota Surabaya saja melainkan juga dari Gresik, Sidoarjp, Pasuruan dan bahkan Madura. 

Pedagang kue berjualan di lantai 2 Pasar Kembang dan jumlahnya mencapai sekitar 200 pedagang. Mereka berjualan aneka kue basah seperti lemper, pastel, putu ayu, roti kukus, onde-onde, apem, ketan salak dan puluhan jenis kue basah lainnya. Pedagang mulai berjualan pada pukul 2 dinihari. dan peredaran uang di pasar grosir kue basah ini bisa mencapai ratusan hingga miliaran rupiah perhari.

Sudah menjadi permasalahan umum bagi para pedagang bahwa kegiatan penjualan kue ini memerlukan modal. Ada puluhan bank titil atau rentenir yang beredar di pasar ini yang menawarkan pinjaman cepat kepada para pedagang. Dengan bunga yang cukup tinggi, untuk pinjaman senilai 1 juta, uang yang diterima cuma 850rb sampai 900rb dan saat mengembalikan dalam waktu 1 bulan totalnya membengkak menjadi Rp 1.350.000,-

Beranjak dari kasus-kasus seperti inilah, maka pedagang mendirikan perkumpulan simpan pinjam yaitu Koperasi Subuh Ria. Koperasi ini bebas bunga, dan untuk peminjamnya biasanya cukup memberikan infaq saja. Anggota koperasi Subuh Ria juga diberi edukasi dari Dinas Koperasi dan UMKM kota Surabaya tentang manajemen keuangan, sehingga para pedagang bisa lebih bisa mengatur keuangannya.

Kini, koperasi Subuh Ria selain bergerak dalam bidang pemodalan atau simpan pinjam, juga mulai bergerak dalam bidang penyediaan kebutuhan bahan kue seperti tepung, gula dan telur. (Wawancara dengan Dinkop dan UMKM Surabaya dan berbagai sumber, ditulis oleh Rizki Rahmadianti)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar