Curah Hujan Meningkat, Gunung Anyar Waspada Demam Berdarah

Curah Hujan Meningkat, Gunung Anyar Waspada Demam Berdarah
Swaraguna - Saat ini Surabaya memasuki puncak musim penghujan, hal ini di tandai dengan meningginya curah hujan dan akibatnya beberapa tempat tergenang banjir meskipun tidak terlalu lama. Salah satu yang patut di waspadai dalam cuaca seperti ini adalah menyebarnya penyakit demam berdarah. Untuk mengantisipasi hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi tentang waspada demam berdarah. Salah satunya adalah Pemberantasan sarang Nyamuk (PSN). Cara ini di anggap jaug lebih efektif daripada pengasapan (fogging).

Gunung Anyar sendiri saai ini bisa di bilang siaga satu demam berdarah. Mulai dari kecamatan hingga kelurahan tak hendi melakukan sosialisasi pencegahan demam berdarah. Hal ini mengingat karen adi pemukiman ini banyak terdapat tambak, sawah dan daerah terbuka hijau yang di tumbuhi semak belukar. Kondisi tersebut memungkinka menjadi sarang bagi nyamuk demam berdarah.

Di kecamatan Rungkut yang bersebelahan dengan Gunung Anyar saat ini sudah terdapat warga yang terkena wabah demam berdarah. dr Barnadetta Martini, Kepala Puskesmas kali Rungkut mengatakan bila salah satu warga terkena DB maka,warga diminta melapor ke puskesmas "Nanti petugas puskesmas yang mnindaklanjutinya dengan melakukan pengasapan"katanya. "Tapi ingat fogging hanyalah membunuh nyamuk dewasa, yang lebih efektif adalah 3M yaitu menguras penampungan air, mengubur barang bekasdan menutup tempat penampungan air" tambahnya. (Yanuar Yudha)

  
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar