Wafer Kadaluarsa Beredar Di Sekolah

Wafer Kadaluarsa Beredar Di Sekolah
Swaraguna - Bekal sekolah berupa makanan dari rumah sebaiknya lebih di utamakan daripada pemberian uang jajan, khususnya kepada anak Tk maupun SD. Sudah banyak kasus bagaimana jajanan di sekitar sekolah ternyata mengandung bahan berbahaya apabila di komsusmsi oleh manusia. Mulai dari Pewarna makanan, Pemanis buatan, Formalin hingga makanan Kadaluarsa selalu mengancam kesehatan anak-anak.

Baru-baru ini Polrestabes Surabaya berhasil membongkar peredaran makanan kadaluarsa yang di kemas dalam bentuk snack/makanan ringan. Jajanan anak-anak ini ber-merk Banjir Duit dan Mandi Duit. Harga dari makanan ringan ini sangatlah terjangkau ,hanya Rp.500, sehingga mudah di beli oleh anak-anak, apalagi ada iming-iming hadiah uang tunai hingga Rp 20.000 di setiap bungkusnya.

Isi dari makanan ringan tersebut sebenarrnya adalah remukan wafer kadaluarsa dari pabrik makanan ringan yang berasal dari Jakarta. Remukan wafer kadaluarsa tersebut biasanya memang sering di beli oleh pihak lain untuk pakan ternak Tetapi oleh pengusaha yang bernama Handoko makanan tersebut di kemas ulang di pabriknya yang berlokasi di Sumobito-Jombang untuk di jual lagi sebagai jajanan anak. Penjualannya bahkan sampai Surabaya, Gresik, Sidoarjo hingga Kalimantan dan Sulawesi.

Bagi Orang Tua maupun pihak Sekolah sebaiknya lebih sering mengawasi jajanan anak di sekitar sekolah. Apabila ingin memberikan makanan ringan kepada anak, pastikan makanan tersebut sudah terdaftar di (Badan Pengawas Obat dan Makanan) BPOM serta dari pabrikan makanan ringan yang sudah terpercaya.  
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar