Walikota Surabaya: Minimarket Harus Bersih Dari Minuman Alkohol

Walikota Surabaya:Minimarket Harus Bersih Dari Minuman Alkohol

Swaraguna -  Penetrasi perkembangan minimarket di Surabaya sangat luar biasa. Saat ini tercatat sekitar 600 minimarket tersebar di seluruh pelosok kota Surabaya. Lokasinya pun sudah mulai masuk hingga ke pemukiman padat penduduk, seperti di perumahan maupun kampung-kampung. Kebanyakan di dominasi oleh Indomaret dan Alfamart. Yang sangat di sayangkan ternyata minimarket ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, mereka juga menjual minuman beralkohol.

Bebasnya penjualan minuman beralkohol ini memantik keresahan dari berbagai pihak, karena khawatir pembeli yang berusia remaja atau di bawah usia 21 tahun bisa membeli dengan mudahnya. Oleh karena itu mulai tanggal 16 April 2015, pemkot Surabaya memberi peringatan keras kepada pemilik minimarket untuk tidak lagi menjual minuman beralkohol. Hal ini di dasari oleh Peraturan Menteri Perdagangan  No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap peredaran, pengadaaan dan penjualan minuman beralkohol.

Baca :  Surabaya Perketat Penjualan Alat Kontrasepsi

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya menegaskan akan menutup minimarket yang kedapatan menjual minuman beralkohol. "Dampaknya sangat luar biasa buruk kepada anak-anak, bahkan saya juga pernah menyegel minimarket langsung di tempat karena kedapatan menjual miras pada anak SMU" tuturnya. "Kadang bukan hanya minimarket, tetapi ada orang yang berjualan miras pakai mobil, dan langsung saya perintahkan anggota untuk mengejarnya" uangkapnya geram. Pemkot Surabaya dalam waktu dekat ini akan mengadakan razia besar-besaran kepada seluruh minimarket yang ada di Surabaya untuk memastikan tidak adanya lagi botol-botol minuman keras tersebut.  

Berdasarkan pengamatan Swaraguna di daerah Gunung Anyar dan sekitarnya, beberapa minimarket terlihat sudah tidak memajang botol minuman keras di lemari pendinginnya. "Untuk yang beralkohol sudah di tarik mas, yang masih ada hanya jenis zero Alcohol (kadar alkohol 0%)" terang salah satu pegawai minimarket yang buka 24 jam tersebut. (Yanuar Yudha)

Artikel menarik lainnya :
Wafer Kadaluarsa Beredar Di Sekolah
Surabaya Bersiap Menuju Green City 2020 

 


 


Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar