SUCF 2015 : Perang Permainan Tradisional Indonesia

SUCF 2015 : Perang Permainan Tradisional Indonesia

SUCF 2015 : Perang Permainan Tradisional Indonesia

Swaraguna - Minggu 07/06/2015, Jalan Tunjungan Kota Surabaya di padati oleh ribuan orang. Sejak pukul 15.00wib warga kota sudah tampak berdatangan ke Jalan Tunjungan ini. Banyak yang datang bersama keluarga dan sanak saudaranya. Kedatangan mereka ini dalam rangka ingin menyaksikan dan meramaikan gelaran Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) 2015. Tema yang di angkat kali ini adalah "Permainan Tradisional Indonesia".
Permainan Tradisional Tarik Tambang
Permainan Tradisional Balap Karung
 Tema permainan tradisional ini benar-benar menghipnotis warga Kota Surabaya untuk kembali sebentar ke masa kanak-kanaknya di tahun 80-90'an. Beragam arena permainan tradisional di bangun disini. Mulai permainan Balap Karung, Terompah Panjang, Lompat Tali, Tarik Tambang, Enggrang, bahkan permainan Engkle dan Dakon juga di serbu oleh pengunjung. Banyak hadiah hiburan bagi warga yang berani mencoba tantangan yang di berikan oleh pihak sponsor.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini yang membuka acara SUCF ini berpesan bahwa warga Surabaya harus menjadi pelaku utama kemajuan kotanya sendiri. " Jangan nantinya, ketika kota ini sudah maju pesat, warga Surabaya hanya jadi penonton saja" tutur Rsima.
Permainan Tradisional Dakon
Warga sangat gembira dengan adanya SUCF kali ini, seperti yang di katakan oleh Saptarina warga Perak Barat yang mengaku sengaja membawa anak-anaknya kesini agar mereka tahu ragam-ragam permainan tradisional yang sekarang sudah jarang di mainkan. "Ternyata anak-anak sangat senang dan antusias mencoba permainan yang ada disini" jelas Saptarina. "Soalnya saya lihat anak-anak sekarang kok malah sukanya diam di depan tv sama main hp ketimbang bermain di halaman sama teman-temannya" tambahnya. 

Selain permainan tradisional di even ini juga di jual jajanan jadul yang di ta sering temui dulu, seperti kerupuk petis dan kreco rebus. Dan sebelumnya warga juga di hibur oleh seribu penari salsa Surabaya  (Yanuar Yudha)

Berita Menarik Lainnya : 
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar