Tunjangan RT Dan RW Naik 100 Persen

Swaraguna - Kedepan, para pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) akan sedikit tersenyum saat menerima Tunjangan Fungsional. Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) akan menaikkan Tunjangan Fungsional bulanan mereka sebesar 100 persen. Saat ini setiap RT memperoleh Tunjangan Fungsional sebesar Rp 300 ribu dan Setiap RW memperoleh Rp 350 ribu. Setelah kenaikan ini maka Tunjangan Fungsional yang mereka terima akan menjadi Rp 600ribu/RT dan Rp 700 ribu/RW.
Kenaikan Anggaran Operasional ini mengacu kepada Pedoman Pembentukan Organisasi LKMK, RT dan RW berdasarkan Perda 68/2013 tentang pelaksanaan Perda Kota Surabaya 15/2003. Kenaikan ini juga merupakan imbas dari pengurangan jumlah RT dan RW yang ada di Kota Surabaya. Saat ini di kota pahlawan ini terdapat sebanyak 9.118 RT dan 1.368 RW yang tersebar di 154 Kelurahan dan 31 Kecamatan.

Kepala Bagian pemerintahan dan Otonomi Daerah Eddy Christijanto menjelaskan bahwa nantinya akan ada perampingan jumlah RT dan RW. Bila dulu 1 RW memiliki 3 RT maka akan di tambah menjadi 5 RT. Untuk RT juga demikian , bila dulunya 1 RT hanya mengatur 35 keluarga maka sekarang akan mengatur 70 keluarga. Dengan demikian jumlah RT dan RW akan semakin sedikit.

Perampingan jumlah RT dan RW ini sangat di perlukan untuk mempermudah koordinasi dan pelaksanaan program pemkot. "Ini bukanlah gaji, karena RT dan RW adalah jabatan sosial, tetapi Tunjangan Fungsional yang di gunakan untuk pembelian kertas, Fotokopi dokumen serta bisa juga di gunakan untuk penyediaan perangkat Internet gratis bagi warga" jelas Eddy. (Yanuar Yudha)

Berita Terkait :
Bersihkan Sungai, Warga Rungkut Tengah Bangun Jamban
Laskar Mawar Pelangi Rungkut Menanggal
DispendukCapil Sosialisasikan KIPEM Di Gunung Anyar
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar