Pura-Pura Miskin Daftar Sebagai Mitra Warga

Swaraguna - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) kota Surabaya sudah memasuki tahap ke-dua. Pada tahapan ini ada tiga jalur yang di buka, yaitu jalur satu lokasi, jalur inklusif dan jalur Mitra Warga. Di antara tiga jalur ini yang paling banyak di minati adalah jalur Mitra Warga. Jalur Mitra Warga ini adalah jalur yang di tetapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menerima anak didik baru dari golongan warga tidak mampu atau miskin. Kuota untuk jalur ini adalah 5% dari pagu setiap sekolah.
Ada beberapa syarat tertentu yang harus di ikuti warga yang ingin mendaftar lewat Jalur Mitra Warga, yaitu : 
1. Harus memiliki SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)
2. Harus satu area dengan sekolah yang di tuju (berdasarkan Kartu Keluarga).
3. Bersedia menjalani pemeriksaan dan wawancara yang di lakukan oleh pihak sekolah.

Dari beberapa kasus yang terjadi, kebanyakan banyak warga yang pura-pura miskin untuk bisa mendaftarkan anaknya melalui jalur mitra warga ini. "Banyak warga yang setelah kita datangi ternyata hanya pura-pura miskin, kita datang ke rumahnya, ternyata keluarga tersebut memiliki mobil" tutur Ari Sudibyo, ketua PPDB dari SMPN 4. Pada prakteknya di lapangan nanti, pihak sekolah akan mengurutkan siswa yang masuk melalui jalur tidak mampu ini berdasarkan nilai peringkat. Setelah itu baru di lakukan seleksi dengan mendatangi rumah siswa yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan dan wawancara. Proses wawancara ini juga di lakukan kepada tetangga sekitar, untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya dari keluarga tersebut. Setelah semua data terkumpul baru di laksanakan pemilihan siswa yang berhak masuk.

Nantinya siswa yang berhasil masuk melalui jalur Mitra Warga akan mendapatkan seragam, sepatu dan alat tulis gratis pada awal masuk."Kalau hanya gara-gara ingin mendapatkan perlengkapan sekolah terus mengaku miskin ya kebangetan" tutur Ari.(Yanuar Yudha) 
  
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar