Surabaya Siapkan Trem Sebagai Alat Transportasi Alternatif

Surabaya Siapkan Trem Sebagai Alat Transportasi Alternatif

Surabaya Siapkan Trem Sebagai Alat Transportasi Alternatif

Swaraguna - Pemerintah Kota Surabaya sangat serius dalam membangun sarana transportasi bagi warganya. Yang terbaru adalah mewujudkan angkutan masal capat (AMC) berbasis trem. Saat ini pembangunan fisiknya akan di lakukan dengan sedikit mengepras median jalan yang ada di jalan Darmo. Pengeprasan ini di lakukan agar jalur trem nantinya tidak memakan badan jalan. Di targetkan tahun ini proyek pengeprasan ini bisa selesai dan sekarang sudah masuk dalam tahapan tender.

Surabaya Bersiap Menuju Green City 2020

Kepala Bidang perancangan dan Pemanfaatan DPUBMP Surabaya Ganjar Siswo Pramono menjelaskan, dengan adanya pengeprasan ini, makan jalan Darmo akan bertambah sebesar 80cm di kedua sisinya. Nantinya akan ada 4 selter/halte yang akan di bangun di jalan Darmo. Selter tersebut akan di lengkapi dengan alat Charge untuk trem yang memang di desain menggunakan tenaga batere. "Yang pasti tidak ada tanaman yang terimbas akibat pembangunan di jalan Darmo ini" tegas Ganjar.

Proyek yang akan di danai oleh APBN sebesar 11 triliyun ini nantinya akan di perkirakan selesai di tahun 2017. Dengan adanya AMC ini otomatis tol tengah kota yang sempat menjadi perdebatan akan di hapus.

Jalur trem ini nantinya akan menghubungkan jalan sepanjang 17 kilometer, mulai dari jalur selatan, yaitu dari Wonokromo-Kebun Binatang Surabaya (KBS)- Jalan Pandegiling-Embong Malang-Kedungdoro-Pasar Blauran-Pasar Turi dan menuju Surabaya utara yakni di Jalan Indrapura, memutar ke arah Jalan Rajawali-Jembatan Merah-Tugu Pahlawan- Jalan Tunjungan-Jalan Panglima Sudirman dan kembali lagi menuju Wonokromo.

Di sepanjang 17 km tersebut nantinya akan di bangun sebanyak 29 halte yang berjarak 1,5km hingga 2km tiap haltenya. Fisik trem ini sendiri akan terdiri dari 2 gerbong dengan kapasitas angkut sebanyak 200 orang. Bahan bakar menggunakan batere dan kecepatan rata-ratanya 30 km/jam. Jalur Trem ini akan di integrasikan dengan Stasiun Wonokromo dan Stasiun pasar Turi. (Yanuar Yudha)




Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar