Rela Tidak Mudik Untuk Selesaikan Kapal Perang

Rela Tidak Mudik Untuk Selesaikan Kapal Perang

Rela Tidak Mudik Untuk Selesaikan Kapal Perang

Swaraguna -Saat ini perusahaan pembuatan kapal yang berada di kota Surabaya yaitu PT. PAL (Penataran Angkatan Laut) sedang mempunyai gawe besar yaitu membangun sebuah kapal perang berjenis sergap. Kapal ini adalah pesanan dari negara Philipina yang di beri nama Strategic Sealift Vessel (SSV)

Battle Of Surabaya, Film Animasi Karya Indonesia

Kapal perang modern dan canggih ini adalah pengembangan dari kapal Landing Platform Dock yang pernah di produksi oleh yaitu kapal perang Indonesia KRI Banda Aceh dan kapal perang Idonesia KRI Banjarmasin. Memiliki kapasitas angkut sebesar 10.300 ton sehingga mampu mengangkut 500 pasukan dan 121 kru. Kapal perang SSV mampu mengangkut dua helikopter, kemudian kapal landing craft utility (LCU), landing craft vehicle personnel (LCVP). Kapal perang ini juga mampu mengangkut tank, hingga truk militer.  

Sebanyak 400 orang di kerahkan untuk mengerjakan kapal SSV ini dan di ketuai oleh seorang Doktor kapal lulusan Jepang, Turitan Indaryo. "Kapal ini terdiri dari 111blok yang terdiri dari ruang kemudi, hanggar, landing pesawat, cargo, engine room, dan blok lainnya" jelasnya. Menurut Turitan hal yang paling urgent adalah bagaimana memadukan sistem navigasi dan sistem persenjataan yang dikendalikan dengan komputer. "Semua tim bahkan tidak ada yang mudik karena proyek ini, dan setiap selesai 1 tahap kami selalu mengadakan tumpengan kecil-kecilan, bukan karena hal mistis atau apapun, tetapi hanya sebagai penyemangat saja" tuturnya dengan senyum lebar.

Turitan mengakui untuk equipment sebagian besar masih di datangkan dari Jerman dan Korea. Hanya plat baja yang di pasok dari Indonesia, tetapi Turitan yakin kedepan Indonesia akan bisa mmemasok semua kebutuhan akan pembuatan kapal perang, sehingga tidak tergantung dari negara luar. "Di sini kita bicara soal alutsista, jadi sebisa mungkin tidak mengandalkan negara lain" imbuknya. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar