Sejarah Hari Pramuka Di Indonesia

Sejarah Hari Pramuka Di Indonesia

Sejarah Hari Pramuka Di Indonesia

Swaraguna - 14 Agustus di Indonesia selalu di peringati sebagai hari pramuka. Pramuka yang merupakan singkatan dari Praja Muda Karana ini merupakan organisasi kepemudaan yang di dirikan oleh Baden Powell. Organisasi ini pada awalnya di bentuk khusus untuk anak-anak Belanda. Tetapi seiring dengan bergulirnya waktu virus kepemudaan Pramuka ini dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. 
Di Indonesia sendiri, Sejarah hari Pramuka dimulai sejak tahun 1923. Gerakan pramuka atau biasa disebut Kepaduan di Indonesia dibentuk juga oleh Belanda dan Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) yang berlokasi di Bandung. Sedangkan di Jakarta terbentuk organisasi yang menjadi cikal bakal Pramuka Indonesia, yaitu Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO). Kedua organisasi ini selalu bekerjasama dan bahu membahu menghimpun pemuda di Indonesia. Hingga akhirnya, pada tahun 1926, kedua organisasi ini bersatu menjadi Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) yang berpusat di kota Bandung.

Pada hari Kamis malam, 9 Maret 1961 Presiden Soekarno mengumpulkan para tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia. Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Sejak saat itu, beberapa tahapan dilalui hinggga akhirnya penetapan Hari Pramuka setiap 14 Agustus. (Yanuar Yudha)



Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar