Deteksi Dini Pendengaran Bayi

Deteksi Dini Pendengaran Bayi

Swaraguna - Kelahiran bayi yang sehat, lucu dan montok adalah dambaan dari setiap orang tua. Sejak dari dalam kandungan kondisi sang buah hati pastinya sudah bisa di intip dengan menggunakan USG. Bayi yang lahir dengan anggota tubuh yang lengkap tetap harus di periksa kemampuan pancaindranya.
Salah satu proses yang di tekankan adalah pemeriksaan pada pendengarannya. Karena hal ini sangat berkaitan dengan perkembangan bicara anak kedepannya. "Proses berbicara anak, tidak terlepas dari proses mendengar karena ada stimulasi" jelas dr. Emmy Pramesthi Sp THT-KL.

Perkembangan bicara anak sudah di mulai pada usia 0 - 28 hari, pada tahap ini bayi sudah mulai mengeluarkan suara dalam bentuk tangisan. pada usia 2 - 3 bulan bayi sudah mulai tertawa dan mengoceh tanpa arti. Selanjutnya pada usia 4 - 6 tahun bayi akan mulai bisa mengucapkan kombinasi huruf vokal dan konsonan sederhana seperti pa..pa dan ma...ma.

Ketika berumur 7 - 11 bulan bayi sudah mulai bisa menggabungkan kata-kata, meskipun belum mempunyai arti. Pada usia 12 -18 bulan bayi akan mampu mengucapkan kalimat yang mempunyai arti, hal ini akan berjalan hingga bayi mampu mengucapkan 6 sampa 10 kata.

Kalau tanda-tanda tersebut tidak terdapat pada bayi, maka perlu di lakukan skrining. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan pada bayi yang memiliki resiko tinggi, seperti bayi yang terkena penyakit kuning, kekurangan gizi dan faktro genetis. (Yanuar Yudha)      
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar