Usulan UMK 2016 : Surabaya Rp 3.035.000 dan Sidoarjo Rp 3.500.000

Usulan UMK 2016 : Surabaya Rp 3.035.000 dan Sidoarjo Rp 3.500.000

Usulan UMK 2016 : Surabaya Rp 3.035.000 dan Sidoarjo Rp 3.500.000

Swaraguna - Tahun 2016 kurang beberapa bulan lagi , saat ini Serikat Pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sudah mulai melakukan perhitungan-perhitungan untuk menentukan besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang ada di daerahnya masing-masing. Alotnya perundingan antara pengusaha dan pekerja terkadang membuat penentuan ini sangat lambat untuk di bahas dan di tetapkan.
Sampai saat ini, baru 4 kabupaten/kota yang sudah menyelesaikan pembahasan mengenai UMK masing, masing, yaitu Kabupaten Kediri dengan usulan UMK Rp1.320.000, Kabupaten Magetan  sebesar Rp1.465.000, Kabupaten Jember sebesar Rp1.600.000 juta dan Kota Probolinggo dengan usulan UMK sebesar Rp1.555.000.

Untuk Ring Satu Jawa Timur hingga saat ini masih belum menyelesaikan usulanUKM 2016. Hal ini di karenakan belum adanya kata sepakan antara pihak Apindo dan pihak Serikat Buruh. Komponen untuk menentukan besaran UMK ini adalah Komponen Kebutuhan hidup Layak (KHL), laju inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Bagi daerah yang belum mengajukan usulan UMK biasanya terjadi perbedaan perhitungan antara Apindo dan Serikat Buruh. Untuk Kota Surabaya hasil survei KHL versi Apindo adalah Rp 1.970.000. Jika ditambah asumsi inflasi Oktober sampai Desember dari BPS Surabaya 3,99 persen dan ditambah lagi laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2 persen, maka prediksi usulan UMK versi Apindo adalah Rp 2.285.000. Namun versi serikat pekerja, KHL untuk Kota Surabaya adalah Rp 2.617.000. Jika ditambah pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi maka besaran UMK usulan pekerja adalah Rp 3.035.000.   

Sedangkan untuk Kota Sidoarjo, baru serikat pekerja yang telah menyelesaikan besaran usulan UMK yaitu Rp 3.500.000. Angka ini berasal dari hasil survei KHL yang dilakukan serikat pekerja dan menghasilkan angka KHL sebesar Rp 2.258.000.

Mekanismenya, setelah semua daerah menyelesaikan perhitungan usulan UMK, hasilnya akan di teruskan ke Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota yang akhirnya akan di setujui dan di putuskan oleh Bupati/Walikota. Hasil dari keputusan Walikota akan di kirim ke Dewan Pengupahan Propinsi untuk di sahkan Gubenur Jawa Timur pada tanggal 22 November mendatang. (Yanuar Yudha)



Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar