Pemadam Kebakaran Surabaya, Jadi Tempat Belajar

Pemadam Kebakaran Surabaya, Jadi Tempat Belajar 

Swaraguna - Entah apa yang habis di perbuat oleh anggota dari Pemadam Kebakaran Kota Surabaya yang mempunyai pos di Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, ini tiba -tiba saja kantor mereka di serbu oleh 20 orang dengan membawa perlengkapan botol minum dan tas kecil. Ternyata mereka adalah murid -murid dari sekolah Taman kanak-kanak AR - Rasyid yang terletak di Tambak Sumur - Sidoarjo.

Maksud dari kedatangan anak-anak ini adalah untuk mengetahui lebih dekat mengenai apa itu Pemadam Kebakaran, mulai dari alat-alat yang di pergunakan, bagaimana cara memadamkan api, hingga syarat-syarat apa yang harus di penuhi untuk menjadi anggota Pemadam Kebakaran.
Anak-anak ini tampak antusias sekali ketika anggota dari Pemadam Kebakaran Gunung Anyar menjelaskan tentang alat yang di gunakan untuk memadamkan api. Mulai dari Selang , Sarung tangan hingga sambungan selang untuk penyemprot air. Setelah semua teori di berikan, saatnya praktek cara menyemprot air. Rupanya sesi inilah yang paling di tunggu oleh anak-anak. Mereka terlihat berebut untuk melakukan simulasi penyemprotan air ke titik yang di anggap sebagai api. Karena anak-anak, begitu melihat air mereka langsung bercanda dengan sesekali menyemprotkan air ke petugas Pemadam kebakan serta ke teman-temannya sendiri. Pada sesi terakhir mereka bergantian secara berkelompok menaiki mobil pemadam kebakaran untuk berkeliling ke depan posko.

Salah seorang anggota Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menjelaskan, bahwa kegiatan ini termasuk salah satu edukasi yang di berikan kepada masyarakat agar mengetahui tentang seluk-beluk Pemadam Kebakaran. Posko Pemadam di Kecamatan Gunung Anyar ini terbuka untuk siapapun yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai tugas Pemadam Kebakaran. Petugas juga menjamin bahwa kegiatan ini tidak mengganggu tugas-tugas dari Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, dan kegiatan operasional tetap berjalan sebagaimana semestinya. (Yanuar Yudha)  

Foto lain :


Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar