4 Proyek Untuk Warga, di Gunung Anyar Tak Kunjung Terbangun

4 Proyek Untuk Warga di Gunung Anyar Tak Kunjung Terbangun

4 Proyek Untuk Warga, di Gunung Anyar Tak Kunjung Terbangun

Swaraguna - Diantara pembangunan infrastruktur yang di bangun di kawasan Gunung Anyar Surabaya, ternyata masih ada beberapa infrastrutur yang berhubungan langsung dengan masyarakat masih belum juga berdiri. Sedikitnya terdapat 4 proyek bangunan yang rencananya akan di bangun, namun hanya 1 yang sudah terbangun. Itupun kondisinya masih setengah jadi dan belum bisa di gunakan. Sejatinya pembangunan fasilitas publik ini sangat di nantikan oleh warga Gunung Anyar, namun karena berbagai hal pembangunannya selalu tertunda.

4 Fasilitas yang tertunda pembangunannya adalah :
1. Merr 2C Gunung Anyar
Tidak di pungkiri bahwa Jalan Merr atau di kenal dengan nama Jalan Soekarno ini menjadi jalan Favorit yang banyak di gunakan oleh pengandara motor maupun mobil. Rute ini sejatinya menghubungkan kawasan Kenjeran Surabaya dengan kawasan Sidoarjo yang langsung terhubung dengan Tol Waru - Juanda. Dengan di bangunnya Jalan Merr ini, di sepanjang jalannya banyak tumbuh kegiatan perekonomian baru, seperti pertokoan, apartemen dan tempat usaha lainnya.

Namun lambat laun jalanan Merr ini semakin padat. Dan ujung dari kepadatan ini adalah kawasan Gunung Anyar. Karena di kawasan Gunung Anyar hingga Sidoarjo belum tembus, setiap jam kerja selalu terjadi kemacetan yang luar biasa di kawasan Gunung Anyar. 

Lambannya proses pembebasan lahan menjadi alasan yang selalu di kemukakan oleh aparat terkait. Padahal di kawasan Sidoarjo sendiri saat ini telah terbangun dengan baik infrastrukturnya. Sehingga kalau di lihat dari perumahan Pondok Chandra akan tampak seperti jalan "buntung". 

Parahnya di jembatan buntung ini setiap malam selalu di gunakan oleh para remaja untuk cangkruk dan berpacaran. 

2. SMPN Gunung Anyar
Mungkin hanya di Kecamatan Gunung Anyar yang hingga saat ini belum mempunyai sekolah menengah negeri. Hal ini tentunya sangat miris sekali , mengingat di kecamatan Rungkut yang bersebelahan dengan Kecamatan Gunung Anyar telah memiliki 3 sekolah menengah, yaitu SMPN 35, SMPN 23 dan SMAN 17.
Sebenarnya lahan untuk pembangunan SMPN Gunung Anyar ini telah ada, namun masih terdapat sengketa antara Pemkot dengn pihak pengguna tanah terdahulu dan berujung pada penyelesaian di pengadilan. 

Saat ini sepertinya Pihak Pemkot telah memenangkan kasus tersebut dan di tanah lokasi SMPN telah di pasang penanda berupa palang besi yang bertuliskan lahan tersebut adalah aset Pemkot Surabaya. namun hingga saat ini masih buram, kapan SMPN ini akan segera di bangun.

3. Pasar Gunung Anyar
Sama seperti sekolah, di kawasan Gunung Anyar juga belum memiliki bangunan pasar yang permanen. Namun untuk yang satu ini, Pemkot telah tanggap dan mendirikan bangunan Pasar yang cukup bagus yang terletak di samping Puskesmas Gunung Anyar. Tetapi karena tidak kunjung di gunakan, bangunan pasar inipun sudah mulai tidak terawat dan beberapa bagian sudah terlihat rusak.

Pihak Pemkot menjelaskan bahwa bangunan ini masih dalam pengawasan Dinas Cipta karya dan tata Ruang dan belum di serahkan ke PD pasar Surya sebagai pengelolanya. 

Yang cukup di sayangkan, saat ini lokasi pasar tersebut sering di gunakan oelh beberapa orang untuk lokasi mabuk- mabukan.

4. Rumah Sakit Gunung Anyar
Rencana pembangunan Rumah Sakit Gunung Anyar ini sudah mulai di dengungkan sejak awal 2014 lalu. namun hingga saat ini belum ada progres yang berarti. Pemkot beralasan bahwa pembangunan Rumah Sakit ini masih dalam proses DED dan belum masuk dalam tahapan lelang.       

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar