KIM Swaraguna Menjadi Nara Sumber Di Radio Suara Surabaya

KIM Swaraguna Menjadi Nara Sumber Di Radio Suara Surabaya

KIM Swaraguna Menjadi Nara Sumber Di Radio Suara Surabaya

Swaraguna -  Geliat Relawan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Surabaya rupanya sudah mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Hal ini juga di rasakan oleh KIM Swaraguna Gunung Anyar, yang pada hari Selasa (12/07/2016) malam, di undang menjadi nara sumber di radio terkemuka di Kota Surabaya, yaitu radio Suara Surabaya.

KIM Swaraguna yang di wakili oleh Rizki Rahmadianti, Ibu Chomsiah dan Cak Slamet efendi (KIM GAT Media) menjadi nara sumber dalam acara talk show yang di siarkan secara langsung pada pukul 21.00 wib. Acara talk show ini di beri judul Connected Generation. Radio Suara Surabaya meng-apresiasi KIM swaraguna sebagai komunitas lokal yang berkontribusi untuk menyebarkan informasi yang sarat muatan lokal di kecamatan Gunung Anyar dan Kota Surabaya pada umumnya. Dengan demikian, maka potensi suatu daerah akan terangkat, disisi lain kearifan lokal tetap terjaga dengan baik. Hal ini karena tim dari KIM Swaraguna merupakan warga Gunung Anyar itu sendiri. "Ini adalah komunitas yang benar-benar dari warga untuk warga" tutur penyiar radio Suara Surabaya.

Rizki Rahmadianti menjelaskan bahwa KIM Swaraguna ini terdiri dari relawan Online dan Ofline. Relawan Online ini bertugas untuk memuat berita yang di peroleh dari relawan offline selaku kontributor di lapangan. Berita yang di produksi oleh KIM Swaraguna ini , termuat dalam website yang bernama 'Swaraguna.com". Ibu Chomsiah juga menjelaskan bagaimana dulu awalnya, KIM Swaraguna yang beranggotakan 12 orang dan sekarang hanya tinggal 4 orang saja. Hal ini di karenakan kesibukan yang tidak bisa di tinggalkan oleh para anggota lainnya. Tidak adanya dana dari pemerintah juga mengakibatkan banyak anggota yang "mrotol' di tengah jalan.

Rizki juga menjelaskan bahwa semestinya di tiap Kecamatan dan Kelurahan terdapat KIM. Namun karena program ini tidak ada "duit"nya sehingga pembentukan KIM menjadi suatu hal yang memberatkan bagi kebanyakan orang. ''Saat ini tercatat hanya KIM MOJO, KIM Gunung Anyar Tambak, KIM Gundih, KIM New Jambangan Hijau, yang masih aktif dan masih mempunyai media untuk berbagi informasi" tutur Rizki. Kedepan, Seluruh anggota KIM berharap agar pemerintah lebih memperhatikan lagi kiprah KIM, sehingga akan banyak tumbuh KIM yang lain dan membuat potensi masih-masing wilayah akan terangkat.
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar