Pemkot Surabaya Laksanakan Car Free Day Di Jalan Merr

car-free-day-di-merr

Pemkot Surabaya Laksanakan Car Free Day Di Jalan Merr

Swaraguna – Pemkot Surabaya terus menambah jumlah ruas jalan protokol yang menjadi lokasi hari bebas kendaraan bermotor (car free day/CFD). Jalan Soekarno yang biasa disebut middle east ring road (MERR) mulai besok (Minggu, 3/4) menjadi bagian program Surabaya Peduli Lingkungan. MERR akan melengkapi sejumlah ruas jalan yang sebelumnya lebih dulu ditetapkan sebagai titik CFD. Jalan Kembang Jepun, Kertajaya, Kendangsari, Tunjungan, serta Raya Darmo Taman Bungkul). Warga Surabaya timur mulai besok tidak perlu lagi datang ke Taman Bungkul maupun Tunjungan jika ingin menikmati suasana di pusat CFD paling ramai warga. Sebab, ruas MERR bisa menjadi jujugan.

Kendati demikian, MERR bebas asap kendaraan bermotor tidak setiap minggu. Kepala Subbidang Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan BLH Kota Surabaya Nina Prihardini mengatakan, pemkot akan mengadakan CFD di MERR pada pekan pertama setiap triwulan. Ini tidak beda dengan ruas Jalan Sedap Malam yang menjadi titik CFD setiap Jumat pada akhir bulan.

Menurut Nina, CFD di MERR akan dilaksanakan mulai persimpangan Jalan Kertajaya Timur hingga persimpangan Jalan Arief Rahman Hakim. “Kami ingin melakukan uji coba terlebih dahulu terkait pelaksanaan CFD triwulan pertama pada tahun ini. Uji coba ini juga sebagai salah satu alternatif penyediaan ruang berolahraga dan berinteraksi sosial bagi warga yang bertempat tinggal di kawasan Surabaya Timur. Tentunya juga sebagai upaya pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor,” papar Nina.

Warga yang bakal melintasi MERR, kata Nina, bisa menggunakan beberapa jalur alternatif. Kendaraan dari sisi barat dan utara menuju selatan dapat mengarah ke timur melalui Jalan Kertajaya Indah-Jalan Gebang Putih-Jalan Arief Rachman Hakim, mengarah ke barat menuju selatan melalui persimpangan Jalan Ir Soekarno.

Sementara, kendaraan dari sisi timur dan selatan menuju ke arah utara dapat melalui persimpangan Jalan Ir Soekarno-Jalan Arief Rachman Hakim mengarah ke barat melalui Jalan Klampis Jaya-Jalan Kertajaya Indah. “Kami sebisa mungkin berupaya menyediakan alternatif jalur bagi warga, utamanya warga yang ingin melakukan aktivitas di sekitar pukul 6 pagi, seperti ibadah Minggu. Ke depan hal ini juga dijadikan pertimbangan bagi Pemkot untuk mengadakan CFD di kawasan MERR,” tandas Nina.

Nina menjelaskan, CFD yang memanfaatkan hampir 1 km Jalan Soekarno ini tidak berbeda dengan CFD yang selama ini diadakan Pemkot Surabaya. “Nantinya kendaraan bermotor dilarang melintas ruas jalan itu mulai pukul 06.00-09.00 WIB. Kecuali untuk kendaraan yang bersifat emergency, seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Sementara itu, warga Surabaya timur menyambut antusias pelaksanaan CFD di MERR, kendati belum selurus ruas jalan yang menghubungkan kawasan Gunung Anyar hingga wilayah Jalan Kenjeran itu.

“Paling tidak ruas jalan yang menjadi titik CFD ini bisa menjadi ruang baru bagi warga Surabaya Timur berinteraksi,” kata Abdul Hakim, warga Jalan Medayu Utara, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya.
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar