Satu Nomer Call Center 031-5351314 Untuk Tanggap Darurat

nomor-tanggap-darurat

Satu Nomer Call Center 031-5351314 Untuk Tanggap Darurat 

Swaraguna - Semakin tingginya intensitas hujan yang turun di Kota Surabaya ini, mengakibatkan banyak daerah di beberapa bagian kota ini mulai terendam banjir. Hujan di sertai dengan angin lebat juga beberapa kali sempat menumbangkan pohon serta papan reklame, meskipun sampai saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Apabila masyarakat melihat atau terkena dampak langsung dari bencana tersebut, warga bisa melaporkan kepada Pemerintah Kota Surabaya melalui Call Center Tanggap Darurat Bencana dengan nomor 031 – 5351314. Hal yang bisa di laporkan bukan hanya mengenai banjir saja melainkan bisa kejadian kebakaran, pohon dan reklame tumbang, kejahatan, kecelakaan , maupun hal-hal seperti adanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi kepada seseorang. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya, Agus Meryono menjamin bahwa nomor tersebut bisa di akses oleh warga Surabaya secara luas selama 24 jam, non stop.

Sejatinya nomor Call Center ini telah ada dari dulu, namun karena sosialisasinya yang kurang, maka sepertinya warga Kota Surabaya masih kurang paham akan kegunaannya. Nantinya telepon yang masuk dari warga akan langsung di tindak lanjuti oleh Satgas Bencana secara langsung, sehingga bisa meminimalkan terjadinya korban jiwa yang mungkin terjadi. ” Misalkan terjadi kebakaran maka Pemadam Kebakaran terdekat akan langsung menuju lokasi dengan cepat, misalkan terjadi kecelakaan, maka ambulance Pemkot akan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dengan sigap” Jelas Agus. ” Intinya untuk semua bencana , warga hanya menghubungi satu nomor saja,yaitu : 031 – 5351314, nantinya laporan yang masuk akan langsung di identifikasi lalu di tindaklanjuti oleh dinas terkat” imbuhnya.

Untuk lebih meningkatkan awerness warga mengenai keberadaan Call Center Tanggap darurat bencana ini, sebetulnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini telah mengajukan kepada Kementrian Komunikasi dan Informatika untuk dapat menggunakan nomor yang jumlahnya tiga digit saja. Nomor yang diajukan oleh walikota Surabaya ini adalah 112. Dengan nomor yang hanya tiga digit saja tentunya warga Surabaya akan mudah mengingatnya di bandingkan dengan nomor tujuh digit. Namun pengajuan ini masih belum di setujui oleh Pemerintah Pusat karena kewenangan dari daerah hanyalah penggunaan nomor dengan 7 digit saja. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar