Surat Edaran walikota Surabaya Untuk Menjaga Ketertiban


Surat Edaran walikota Surabaya Untuk Menjaga Ketertiban

 
Dalam rangka peningkatan dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Surabaya menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1437 H / 2016 M, serta menghadapai musim kemarau 2016, dengan ini dengan ini Walikota surabaya mengeluarkan :

SURAT EDARAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR : 300/2563/436.7.3/2016, TENTANG : PENINGKATAN DAN PEMELIHARAAN KAMTIBMAS TANGGAL 27 MEI 2016. Surat tersebut berisikan tentang poin - poin menjaga ketertiban sebagai berikut :

1. Sesuai Perda Kota Surabaya nomor 23 tahun 2012 pasal 24 ayat 1 tentang Kepariwisataan, Kegiatan Rekreasi Hiburan Umum (diskotik, panti pijat, kelab malam, karaoke dewasa, karaoke keluarga, spa dan pub/rumah musik) selama bulan Ramadhan diwajibkan menghentikan kegiatan/tutup; 

2. Dilarang menggunakan bangunan/tempat untuk melakukan perbuatan asusila;

3. Dilarang membawa, menyimpan dan mempergunakan atau meledakkan petasan/mercon; 

4. Tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan kegaduhan dan mendatangkan massa, sehingga berpotensi menimbulkan keributan; 

5.Dihimbau untuk tidak mengedarkan, menjual atau menyajikan minuman yang mengandung alkohol; 

6. Untuk menghormati bulan Ramadhan, restoran, rumah makan, warung/PKL agar tidak mencolok dan diminta untuk memasang tabir; 

7. Mengupayakan agar setiap kantor/gedung/pertokoan/mall terpasang CCTV untuk memudahkan pemantauan keamanan dan alat pendeteksi kebakaran; 

8. Mengaktifkan kembali pelaksanaan pam swakarsa/siskamling yang ada di lingkungan tempat tinggal, tempat pekerjaan maupun tempat pendidikan untuk mewujudkan lingkungan yang kondusif dan mencegah timbulnya gangguan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, khususnya kejadian 3C yaitu pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor); 

9. Mengingatkan warga agar tidak sembarangan memarkir kendaraan bermotor di teras atau di tepi jalan, dan memastikan sudah dikunci ganda dan kunci rahasia/alarm serta mengunci rumah saat ditinggalkan; 

10. Meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap lahan-lahan kosong (alang-alang) terhadap bahaya kebakaran selama musim kemarau; 

11. Pengawasan terhadap orang asing yang ada di wilayahnya dan segera melaporkan kepada aparat keamanan apabila ditemukan pelanggaran; 

12. Menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan hati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong pada saat libur panjang Hari Raya Idul Fitri. Demikian untuk menjadikan perhatian dan dilaksanakan demi keamanan, ketenteraman dan ketertiban kita bersama.
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar