Waspadai Modus Penipuan Petugas

Waspadai Modus Penipuan Petugas

Swaraguna - Belakangan ini di Kota Surabaya terjadi suatu kasus, bagaimana seorang ibu rumah tangga yang di tipu oleh petugas PLN Gadungan. Dua Oknum ini mendatangi korban yang saat itu sedang seorang diri di rumah. Berlagak hendak memeriksa jaringan listrik di dalam rumah, oknum PLN tersebut langsung menggasak beberapa barang berharga korban. Sedangkan korban sendiri di ajak berbicara oleh salah satu petugas lainnya. 

Sebenarnya para perampok ini bukan hanya menyamar sebagai petugas PLN. Beberapa kali di kasus yang sama mereka menyamar sebagai petugas PDAM ataupun petugas Perusahaan Gas Negara (PGN).

Sebenarnya ada beberapa cara untuk mengetahui, apakah mereka petugas yang asli atau oknum penjahat. Simak beberapa tips berikut ini.

1. Seragam dan Surat Tugas
Petugas yang asli, baik itu dari PLN, PDAM maupun PGN pasti di bekali oleh surat tugas resmi. Jadi apabila anda di datangi oleh petugas, tanyakan surat tugas dan kartu identitasnya.

 2. Penawaran Barang / Jasa
Petugas asli tidak akan melakukan penawaran barang/jasa. 
- Biasanya petugas oknum PLN akan menawarkan box panel listrik, alat penghemat listrik dan penyambungan aliran listrik.   
- Oknum PDAM akan menawari anda sambungan aliran air
- Oknum petugas PGN akan menawari anda pengecekan saluran gas LPG.

3. Hubungi Call Center 
Apabila ada petugas yang datang ke rumah anda dengan memakai seragam dinas yang benar dan menunjukkan surat tugas, jangan langsung percaya. Luangkan waktu sejenak untuk menghubungi Call Center petugas yang bersangkutan.
- Call Center PLN : 031-123
- Call Center PDAM : 031- 31 2926666
- Call Center PGN : 1500645 

4. Langsung Masuk Rumah
Ingat..., Rumah adalah properti milik pribadi anda. Siapapun tidak berhak masuk kedalam rumah tanpa seijin dari pemilik rumah. Jadi apabila tiba-tiba ada oknum petugas yang masuk ke dalam rumah, anda berhak untuk mengusirnya.

5. Hipnotis
Kasus terbaru, para oknum ini melengkapi dirinya dengan ilmu Hipnotis. Jadi sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan oknum petugas. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar