KIM Swaraguna Dampingi Camat Gunung Anyar Menerima Kunjungan Dari Salatiga


KIM Swaraguna Dampingi Camat Gunung Anyar Menerima Kunjungan Dari Salatiga


Swaraguna - Selasa siang (02 Agustus 2017), Pendopo Kecamatan Gunung Anyar mempunyai gawe khusus. Di lokasi yang terletak tepat di tengah-tengah Kantor Kecamatan Gunung Anyar ini, rupanya Camat Gunung Anyar menerima kedatangan tamu dari Kota Salatiga Kecamatang Tingkir Jawa Tengah. Kedatangan tamu yang berjumlah 25 orang ini bertujuan untuk melakukan studi banding tentang penataan ruang terbuka hijau dan konsep kampung tematik.  

Tepat pukul 11.20 wib, para tamu mulai berdatangan. Mereka tiba dengan mengendarai bis kecil yang di sewa selama berkunjung ke Kota Surabaya. Sedangkan dari Salatiga rombongan tamu ini sebelumnya menggunakan transportasi kereta api. Akomodasi mereka ke Surabaya ini menggunakan jasa dari biro travel.



Kedatangan para tamu ini langsung di sambut oleh Camat Gunung Anyar dan para jajarannya. Tidak ketinggalan dalam acara kali ini pihak Kecamatan Gunung Anyar juga mengundang serta para tokoh masyarakat, seperti LKMK (Lembaga Ketahanan Masyarakat Kota), dan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat), yang di wakili oleh KIM Swaraguna dan KIM GATMedia.

Dalam sambutannya Camat Gunung Anyar Dewanto Kusumo Legowo, mengutarakan bahwasannya Kawasan Gunung Anyar ini adalah wilayah yang berada di pinggiran Kota Surabaya. "Yang patut di acungi jempol adalah partisipasi warganya" Jelas Dewanto. "Partisipasi warga yang siap membantu tanpa imbalan apapun inilah yang membuat Kecamatan Gunung Anyar bisa maju dan berkembang seperti saat ini" imbuhnya. 

Camat Tingkir Salatiga, Nunuk Dartini dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya sudah sangat paham benar tentang kemajuan Kecamatan Gunung Anyar ini dari internet. Dalam lawatan kali ini beliau membawa seluruh Lurah dan beberapa tokoh masyarakat dari Kecamatan Tingkir. Ada 3 pokok tujuan yang ingin di pelajari oleh rombongan dari Salatiga ini, yaitu UMKM, pengelolaan taman hidroponik, serta kegiatan Bank Sampah. 

Setelah acara paparan Camat Gunung Anyar selesai, kegiatan di lanjutkan dengan jamuan makan siang dan ishoma. Jamuan makan siang ini terasa cukup istimewa, karena menu yang di sajikan adalah menu khusus khas Kota Surabaya. Beberapa menu di antaranya Rujak Cingur, Bandeng Sapit, Nasi Pecel, serta tidak lupa es kopyor sebagai menu minumannya. Menu Rujak Cingur menjadi menu yang paling di sukai oleh para tamu yang hadir di pendopo Kecamatan Gunung Anyar ini. "Makanan ini di Salatiga tidak ada mas" tutur salah satu lurah kepada Swaraguna. "Kota Surabaya makanannya cenderung pedas dan sedikit asin - guruh ya ternyata" sambungnya. 

Pada kegiatan sesi kedua, rombongan di pecah menjadi 3 bagian sesuai dengan sasaran dari lawatan ini. Rombongan pertama di berangkatkan menuju ke UMKM Rira Clothing untuk mempelajari UKM dan KIM. Rombongan kedua di arahkan ke Bank Sampah Bintang Mangrove. Sedangkan rombongan terakhir di tujukan ke Kelurahan Rungkut Tengah untuk mempelajari teknik taman hidroponik.

Di Rira Clothing yang juga merupakan basecamp dari KIM Swaraguna, para tamu yang datang mendapatkan penjelasan singkat tentang kiprah KIM di Gunung Anyar. Rizki Rahmadianti selaku ketua KIM Swaraguna dan Yanuar Yudha selaku admin dari Kabar Surabaya menjelaskan bahwa KIM ini di bentuk berdasarkan sikap kerelawanan. "KIM adalah sebuah kelompok yang di bentuk di tiap kelurahan, jadi di Kota Surabaya ini akan terdapat 150 lebih KIM dan mereka akan mempunyai media masing-masing yang akan mengangkat potensi lokal di daerahnya" terang Yanuar. 

Rizki menjelaskan bahwa untuk mencari sosok anggota KIM ini gampang-gampang susah. "Intinya harus menemukan orang yang tepat dan mempunyai visi yang sama" jelas Rizki. Selain tentang KIM para tamu juga belajar banyak tentang bisnis online yang di lakukan oleh Rira Clothing ini. 

Di Kawasan mangrove Gunung Anyar yang merupakan basecamp dari KIM GATMedia, Slamet Effendy dan Chusniyati memaparkan kiprah KIM yang di gawanginya dalam mengelola Bank Sampah dan akan membuat area wisata yang bernama Aros (Amazone River Of Surabaya). Yanuar Yudha.









Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar