Fenomena Keberadaan Pedagang Hewan Qurban Di Jalan Merr Surabaya

Fenomena Keberadaan Pedagang Hewan Qurban Di Jalan Merr Surabaya

Swaraguna - Mendekati hari Raya Idul Adha seperti saat ini, tentunya kita tidak akan terkejut lagi apabila menemukan para pedagang hewan qurban di sekitar tempat tinggal kita. Para pedagang hewan qurban ini biasanya mulai membuka lapak dagangannya sekitar 2 minggu sebelum hari Raya Idul Adha tiba. 

Hal ini seperti terlihat di kawasan penjualan hewan qurban yang ada di jalan Ir.H Soekarno, atau yang di kenal dengan nama  jalan Merr. Sudah hampir sekitar 5 tahunan ini Jalan Merr yang berada persis di pertigaan menuju jalan Gunung Anyar Tengah ini selalu menjadi lokasi penjualan hewan qurban.  

Saat ini sudah ada sekitar 20 pedagang yang membuka lapak di kawasan jalan Merr ini. Keberadaan para pedagang ini sudah cukup di kenal di masyarakat di sekitar Kecamatan Gunung Anyar dan Kecamatan Rungkut. Oleh karena itu tidak heran apabila setiap sore menjelang malam lokasi penjualan hewan qurban di sini selalu di padati oleh masyarakat.



Para pedagang hewan qurban ini tidak hanya berasal dari Kota Surabaya saja. Bahkan mungkin hanya sebagian kecil saja yang berasal dari Kota Pahlawan. Hal ini terlihat di lapangan saat Swaraguna berkunjung ke lokasi ini. Dari spanduk yang mereka pasang, terlihat kalau mereka ada yang berasal dari Nganjuk, Trenggalek, Probolinggo, Jember, Malang, Pulau Madura, bahkan ada juga yang berasal dari Kota Rembang. Biasanya para pedagang ini akan menginap di lokasi yang sama dengan lokasi lapak mereka berada.

Harga hewan Qurban yang di tawarkan para pedagang ini bervariasi. "Harga Sapi mulai dari Rp 12 juta hingga Rp 20 juta, untuk kambing mulai Rp 1.5 juta hingga Rp 3 juta" jelas Rumadi kepada Swaraguna. Pedagang asal Kota rembang ini mengaku membawa sekitar 50 ekor kambing dan 25 ekor sapi. Rumadi mengaku mengaku bahwa hewan ternaknya telah memenuhi syarat untuk di jadikan hewan qurban. "Semua giginya telah poel (tanggal.red) mas" tuturnya kepada Swaraguna. Pria berusia 53 tahun ini juga meng-klaim kalau hewan ternak yang di bawanya ke Kota Surabaya ini sehat dan bebas dari penyakit. (Yanuar Yudha)




  
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar