Kota Surabaya Sebagai pemasok Pil PCC...?

Kota Surabaya Sebagai pemasok Pil PCC...?

Swaraguna - Kota Surabaya Sebagai pemasok Pil PCC...? - Kabar mengejutkan sekaligus tidak mengenakkan terdengar di Kota Surabaya pada minggu ini. Tepat pada hari Selasa (19-09-2017), telah terjadi penggerebekan pada sebuah rumah di kawasan utara Surabaya. Lebih tepatnya di Perumahan Wisma Permai 1 No.24 Mulyorejo Kota Surabaya. Penggerebekan yang di lakukan oleh puluhan petugas dari Bareskrim Polri dan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menemukan obat yang sebagian besar di duga sebagai Pil PCC. Obat terlarang ini berbentuk bulat tipis berwarna putih. Tidak tanggung - tanggung Pil Pcc yang di temukan oleh pihak berwajib ini berjumlah 1.200.000 pil dalam bentuk siap edar.
Mencuatnya penemuan Pil PCC sebanyak 1,2 juta ini tentu saja membuat banyak masyarakat Kota Surabaya terkejut dan juga was-was. Apakah selama ini sudah banyak Pil PCC yang beredar di Kota Pahlawan ini. Pihak Kepolisian juga masih mendalamai apakah Pil PCC yang beredar di wilayah Indonesia Tengah dan Timur berasal dari Kota Surabaya ini. 
Pengungkapan kasus Pil PCC ini rupanya banyak di takutkan oleh warga Kota Surabaya. Seperti yang di ungkapkan oleh Ibu Susilowati warga Perumahan Rungkut Menanggal Surabaya, " Wah, ngene iki nggarai wedi mas, harus lebih ekstra ketat lagi dalam mengawasi anak-anak". "Aku ga gelem anakku koyo arek sing nang Facebook iku (kasus Kota Kendari.red)" lanjutnya.
Keberadaan Pil PCC ini mulai terkenal di publik sejak banyaknya kasus yang terjadi di Kota Kendari - Sulawesi Selatan. Tidak tanggung-tanggung, jumlah korban akibat Pil PCC di Kota Kendari ini mencapai 70 orang. Kasus akibat penyalahgunaan Pil PCC ini mulai banyak di sorot setelah di banyak media sosial di tayangkan beberapa anak dengan usia belia terlihat teler / mabuk di tengah jalan. Tampak dalam tayangan vidio tersebut si anak seperti mengalami halusinasi hebat sehingga seperti orang yang mengingau. Efek samping dari Pil PCC ini sangat membahayakan. Bahkan beberapa kasus, penggunanya sampai mengalami gangguan jiwa, sehingga harus di rawat di Rumah Sakit Jiwa.
Apa itu PCC...? : Pil PCC adalah adalah kepanjangan dari Paracetamol, Cafein dan Corisoprodol. nah mari kita ulas satu-persatu kandungannya.
  • Paracetamol : Paracetamol adalah obat penghilang rasa nyeri yang di jual bebas. Biasanya obat ini terdapat pada obat sakit gigi, obat sakit kepala, obat flu, obat untuk nyeri sendi dan obat untuk nyeri haid. Paracetamol yang terdapat dalam Pil PCC ini mempunyai efek samping berupa : mata kuning, mual, kehilangan nafsu makan hingga kulit gatal-gatal. namun untuk pemakaian normal gejala ini tidak akan di temukan.
  • Cafein : cafein adalah zat yang terdapat pada minuman kopi maupun teh. Cafein ini berfungsi untuk menungkatkan fokus dan kesadaran serta kewaspadaan. Karena itulah ketika kita minum kopi maka rasa kantuk dan lelah kita langsung hilang. Cafein ini juga berfungsi menjadi stimulan pada otot, jantung dan sistim syaraf pusat. Bila zat ini di gabungkan dengan paracetamol maka bisa menjadi obat pain killer (pereda nyeri) yang kuat. Efek samping dari zat cafein ini adalah serangan rasa panik, kecemasan tinggi, peningkatan tekanan darah serta peningkatan pada asam lambung. 
  • Carisoprodol : Khusus untuk Carisoprodol ini, adalah obat yang tidak di jual secara bebas. Berbeda dengan 2 zat di atas. Carisoprodol dapat memotong sinyal rasa sakit yang akan di kirim ke otak. Obat ini bisa di gunakan untuk membuat relax pada otot. Sehingga kebanyakannya di gunakan untuk terapi otot. Efek samping yang sering terjadi adalah kehilangan tingkat kesadaran, membuat badan lemah, kejang-kejang, kehilangan fungsi penglihatan dan detak jantung meningkat drastis. 
Ketika ketiga bahan ini dicampur, maka akan menjadi obat yang saat ini di kenal dengan nama Pil PCC. Efeknya tentu saja sangat membahayakan karena bisa langsung menyerang ke syaraf pusat. Gangguan akibat mengkomsumsi obat ini adalah "bad Trip" di mana timbul rasa camas berlebihan, halusinasi, panik, ketakutan dan perubahan mood. Sehingga kebanyakan korban dari Pil PCC ini harus di ikat tangan dan kakinya agar tidak mengamuk.
Yang lebih parah adalah bahwa penyebaran Pil PCC ini sangatlah masif. Bahkan beberapa media juga mengulas bahwa harga jualnya hanyalah sekitar 2000 untuk per-butirnya. Tentu saja dengan harga semurah itu, anak-anak bisa dengan mudah mendapatkannya. 
Oleh karena itu, mari kita lebih waspada lagi terhadap lingkungan di sekitar kita, dengan cara :
  1. Kenali orang-orang di sekitar anda, seperti tetangga anda. Hindari sikap acuh.
  2. Pantau pergaulan anak-anak anda dengan cermat. jadilah orang tua yang bisa menjadi teman bagi anak anda, sehingga akan mengetahui dengan siapa mereka bergaul.
  3. Beri pemahaman kepada anak-anak anda mengenai apaitu narkoba dan sejenisnya. (Yanuar Yudha)
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar