Disnaker Surabaya dampingi UMKM Surabaya Go Online


Disnaker Surabaya dampingi UMKM Surabaya Go Online

Swaraguna - Dinas Tenaga Kerja Surabaya yang banyak melakukan aktivitas pelatihan dan job fair untuk para pencari kerja, ternyata memiliki program khusus yang diperuntukkan untuk UMKM Surabaya. Dibawah bidang penempatan dan perluasan kesempatan kerja, program ini dijalankan dengan menyeleksi 150 UMKM Surabaya menjadi 10 UMKM terpilih yang berhak mendapat pendampingan bimtek selama 16 kali pertemuan. Proses seleksi UMKM dilakukan atas kerjasama Disnaker Surabaya dengan Universitas Surabaya (Ubaya). Demikian pula selama proses pendampingan, para pelaku UMKM didampingi oleh Tim Ubaya dan juga praktisi bisnis secara langsung.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menaikkan omzet dan juga kapasitas bisnis dari pelaku UMKM, sehingga bisa menyerap tenaga kerja di sekitar lingkungannya, dan dalam jangka waktu panjang akan berkontribusi pula pada penciptaan lapangan kerja baru. 

Yang menarik, selama pendampingan ternyata tidak hanya materi jualan secara online saja yang diterima, namun disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM. Pendamping atau mentor yang merupakan praktisi bisnis dari Rira Clothing Konveksi, banyak memberikan tool-tool praktis untuk digunakan para UMKM baik yang fokusnya memperbesar omzet maupun memperbesar kapasitas produksi.

Dari 10 pelaku UMKM terpilih, masing-masing memiliki tingkatan omzet yang berbeda, mulai dibawah 300 jt per tahun sampai diatas 300 jt pertahun. Dimana masing-masing tingkatan itu, juga memiliki fokus yang berbeda.

Anik Retnowati dari hijab Keinarra, fokus pada meningkatkan kapasitas penjualan hijab melalui media online marketplace dan sosial media. Sedangkan Kartini Asih, pemilik bordir kartini yang memproduksi tas dan dompet dengan aplikasi bordir yang khas, lebih berfokus pada peningkatan kapasitas produksi dengan menata sistem bisnisnya agar bisa berjalan dengan lebih baik. 

Beberapa materi yang diberikan untuk pendampingan kali ini antara lain, memanfaatkan channel media online untuk menaikkan penjualan, membuat foto produk yang layak jual, membuat SOP dan alur proses bisnis, membuat sistem monitoring kerja karyawan, memahami dasar financial, menata mindset bisnis, psikologi karakter manusia untuk rekrutment karyawan dan beberapa materi lain yang diberikan menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku UMKM. Kegiatan ini, diperkirakan akan berakhir di pertengahan Desember. (Rizki Rahmadianti)

Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar