Mahasiswa Kota Surabaya Percantik Kawasan Wonowisata Bintang Mangrove

Mahasiswa Kota Surabaya Percantik Kawasan Wonowisata Bintang Mangrove

Swaraguna Mahasiswa Kota Surabaya Percantik Kawasan Wonowisata Bintang Mangrove - Pancaran sinar matahari di Kota Surabaya pada hari Sabtu pagi (18/11/2017) terasa sangat menyengat. Namun hal ini tidak membuat semangat para mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari beberapa Universitas di Kota Surabaya ini patah semangat. Sejak pukul 08.30 wib mereka sudah mulai berdatangan di kawasan Wonowisata Bintang Mangrove yang berada di Kelurahan Gunung Anyar Tambak Surabaya.

Kegiatan mereka pagi ini adalah melakukan pengecatan di beberapa area Wonowisata Bintang Mangrove serta pembangunan gapura daur ulang. Sebanyak 15 orang pagi ini berkumpul di tepi dermaga Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Sebanyak 15 mahasiswa ini kemudia membagi dirinya menjadi 4 tim. Tim pertama melakukan pengecatan pada Gapura Wonowisata Bintang Mangrove. Tim ke dua melakukan pengecatan mural pada dinding rumah di dekat gapura masuk. Tim ke tiga melakukan pengecatan pada tempat pelelangan ikan. Dan Tim terakhir melakukan pembuatan gapura daur ulang. 

Gapura daur ulang ini terbuat dari botol aqua bekas berukuran 600ml. Botol aqua tersebut kemudian di isi dengan pasir dan di bentuk menyerupai gapura. Gapura daur ulang ini akan memperkuat kesan adanya proses daur ulang yang di lakukan di Bank Sampah Bintang Mangrove Gunung Anyar Surabaya. Peran Bank Sampah Bintang Mangrove inilah yang nantinya akan menjadi pembeda kawasan Wisata Mangrove Gunung Anyar ini dengan kawasan wisata mangrove lainnya.

Sebelum di lakukan kerja bakti, pada pagi harinya juga di lakukan penghijauan di sekitar Dermaga Wonowisata Mangrove Gunung Anyar. Kegiatan penghijauan ini di laksanakan dengan melakukan penanaman bibit mangga. Sebanyak 5 bibit mangga jenis manalagi berukuran 1 meter di tanam di depan rumah warga. Selanjutnya, untuk perawatan harian akan di lakukan oleh warga yang rumahnya di tanami bibit mangga tersebut.

Dalam kesempatan ini, Lurah Gunung Anyar Tambak.............. beserta jajarannya juga melakukan peninjauan terhadap Pos Pantau yang sedang dalam tahap pembangunan. Pos Pantau Mangrove ini di bangun hingga mendekati laut lepas. Di perlukan perjalanan kurang lebih satu jam dengan perahu untuk mencapainya. Pos Pantau Mangrove ini sepenuhnya terbuat dari bambu dan kayu. Bahkan untuk pondasinya yang tertanam di sungai juga terbuat dari bambu. Hal ini mutlak di lakukan untuk menjaga ekosistim yang ada di sungai tersebut.   

Nantinya Pos Pantau Mangrove ini akan menjadi titik point penting dalam pengembangan Wonowisata Bintang Mangrove ini. Ketika Wonowisata Bintang Mangrove ini resmi di buka, para pengunjung akan di bawa ke Pos Pantau untuk beristirahat sejenak setelah mengarungi sungai. Di Pos Pantau ini para pengunjung akan bisa menikmati kuliner khas Gunung Anyar seperti ikan asap dan kerupuk ikan.   

Lurah Gunung Anyar tambak,    sangat meng-apresiasi kegiatan yang di lakukan oleh para mahasiswa ini. ...... berharap agar kegiatan ini rutin bisa di laksanakan hingga kawasan wisata ini bisa berkembang dengan baik. "Terimakasih juga saya ucapkan kepada pihak PLN yang telah menjadi bapak asuh dari kawasan wisata Wonowisata Bintang mangrove ini sejak awal pembangunannya" terang     . Di harapkan pada tahun 2018 nanti, kawasan Wonowisata Bintang Mangrove ini bisa di buka untuk umum. Dan harapannya pengelola dari kawasan wisata ini adalah warga lokal sendiri. Sehingga bisa meningkatkan taraf perekonomian bagi wilayah di sekitar Wonowisata Bintang Mangrove. (Yanuar Yudhatama) 
Share on Google Plus

About Kabar Surabaya

0 comments:

Posting Komentar